Pagi Berkebun, Malam Berburu Seblak

Kegiatan hari ini tuh unik banget guys. Paginya berkebun jadi petani muda, malamnya malah berburu seblak 😂 hidup emang penuh plot twist.

Jadi ceritanya hari ini aku belum masuk sekolah, dan aku bangun super pagi sekitar jam 03.30 subuh. Niat awalnya sih mau sahur buat puasa ganti, jadi yaa bangun dengan mata setengah sadar tapi niatnya full. Setelah sahur, aku lanjut beres-beres dikit, bersih-bersih rumah, terus kepikiran, “kayaknya seru deh ikut Bapak ke kebun.”

IMG_20260107_172512.jpg

makan sahur

Kebetulan aku memang udah nanam sawi dan cabai, tapi hari ini fokusnya ke kebun cabai. Sampai di kebun, aku bantu-bantu nyiram tanaman dan bersihin rumput liar. Soalnya tanaman cabai itu harus bersih banget area sekitarnya biar tumbuhnya bagus dan nggak rebutan nutrisi sama rumput.

Capek sih, tapi entah kenapa rasanya adem dan tenang banget. Udara pagi, tanah basah, dan lihat tanaman tumbuh tuh bikin hati ikut segar. Setelah dari kebun cabai, kami lanjut muter ke kebun lain yang tanamannya udah mulai tinggi. Daunnya masih hijau-hijau seger, tandanya pertumbuhannya bagus. Nggak kerasa waktu jalan, tahu-tahu udah siang, akhirnya kami pulang ke rumah.

IMG_20260107_172329_878.jpg

IMG_20260107_172328_403.jpg

menyiram pohon cabai

Pas sampai rumah, aku baru keinget kalau aku punya tugas ngeprint surat permohonan sekolah buat keperluan akreditasi. Jadi mau nggak mau aku harus ke tempat fotokopi. Aku pergi bareng adikku, dan kebetulan perginya itu malam hari.

IMG_20260107_172338_904.jpg

IMG_20260107_172337_325.jpg

ngeprint surat

Nah karena mikir, “daripada langsung pulang dan gabut,” akhirnya kami mutusin buat mampir makan seblak. Udah lama banget aku nggak makan seblak, jadi rasanya tuh kangen sama pedasnya 😭🔥.

Begitu sampai, langsung ke bagian prasmanan. Yang pertama aku ambil tentu saja mie tiaw, karena itu favorit aku banget. Habis itu lanjut topping-topping cuanki, odeng, udang, sosis, pokoknya yang bikin seblak makin rame. Total punyaku cuma Rp16.000 setara dengan 16 steem, sedangkan adikku Rp19.000 setara dengan 19 steem karena topping-nya lebih banyak. Murah banget kan?

beli seblak

Karena kami take away dan tempatnya rame, kami harus nunggu sebentar. Untungnya nggak terlalu lama, sekitar setengah jam pesanan kami udah jadi. Langsung pulang, makan di depan rumah, santai sambil minum es. Pedas, nikmat, capek kebayar semua.

IMG_20260107_172342_845.jpg

makan seblak dirumah

Jadi ya guys, begitulah hari aku hari ini. Dari kebun cabai sampai seblak pedas, dari subuh sampai malam. Capek iya, tapi seru juga 🥬🌶️🍜✨

Sort:  
 15 days ago 

Thank you for publishing an article in the Steem Kids & Parent community today. We have assessed your entry and we present the result of our assessment below.

CriteriaRemark
#steemexclusive
Plagiarism Free
AI Free
Bot Free
#burnsteem25-
Review Date07/01/2026

MODs Comment/Recommendation:

My dear friend thank you for sharing beautiful day with us when you share diary please use the image on f same date I hope you will change it.

Remember to always share your post on Twitter. This POST LINK is a guide to that effect.

--

TEAM 8

Congratulations! This post has been voted through steemcurator08 We support quality posts, good comments anywhere and any tags.


1767244330135.png

Curated by : ngoenyi