KEGIATAN DONASI UNTUK MASYARAKAT DI KECAMATAN SAWANG
Assalamualaikum temen-temen!!
Jadi temen-temen kan saya ingin bercerita sedikit mengenai kegiatan yang kami laksanakan pada hari minggu tanggal 04 januari 2026, disini saya dan tim relawan pemuda gigeh melakukan penyaluran donasi kepada Masyarakat terdampak bencana banjir bandang yang ada di desa lhok pungki kecamatan sawang.
Sebelum melakukan perjalan donasi ke desa lhok pungki, kami menyempatkan waktu sebentar untuk berfoto bersama tim relawan pemuda gigeh, kebersamaan, kekompakan adalah tekline kami yang selalu kami tanam dalam diri kami masing-masing untuk melancarkan tugas mulia yang kami laksanakan saat ini.
Selesai berfoto bersama kami langsung bergegas melanjutkan perjalan kami yaitu ke lokasi bencana yang terisolir yang berada di desa lhok pungki kecamatan sawang.
Perjalan yang panjang jauh dari perkotaan, jalanan penuh bebatuan dan memasuki pemukiman yang masih banyak pepohanan, perjalan kami ini sempat terhenti di karenakan akses jalan yang begitu parah, penuh lumpur akibat longsor yang di terjang beberapa minggu yang lalu, walaupun jalanan yang begitu ekstrim tapi tekat dan semangat kami untuk membantu masyarakat tidaklah berkurang sedikit pun.
Disini saya dan tim saling bantu membantu mendorong mobil yang sempat kejebak di lumpur, dengan kerja sama tim akhirnya mobil kami pun bisa keluar dari kejebak lumpur ini.
Selesai membantu mobil yang kejebak kami terpaksa putar balik di karenakan akses jalan yang begitu parah dan tidak memungkinkan mobil kami untuk melewati medan yang penuh dengan batu dan lumpur.
Kami dan tim memutuskan untuk putar balik dan pergi ke camp pengungsian yang berada di desa sebelah.
Sesampainya di camp pengungsian kami langsung menemui pak geuchik setempat untuk menyerahkan donasi yang kami bawa, disini salah satu anggota tim pemuda gigeh langsung menyerahkan donasi tersebut.
Anak-anak yang berada di lokasi camp pengungsian dengan antusianya menyambut kedatangan kami disini, mereka sangat semangat menyambut kedatangan kami di tempat mereka, seolah-olah dengan kedatangan kami kesana dapat membawa harapan baru bagi mereka.
Selesai sesi peneyrahan donasi, kami dan tim juga membagikan roti buat anak-anak yang berada di lokasi camp pengungsian tersebut, meraka sangat gembira dengan kami kasih roti, ini bukan sekedar roti yang kami kasih akan tetapi ini adalah bentuk kepedulian kita kepada sesama masyarakat.
Di sela-sela membagi roti kepada adik-adik disana pak geuchik menghampiri kami untuk menyuru kami menikmati kopi.
Bisa kita lihat disini walaupun mereka sedang di terpa musibah yang begitu besar, akan tetapi meraka disana masi menyepatkan diri untuk menjamu kami, masi bisa menyeduh kopi dan biskuit untuk kami tim relawan.
Sembari menikmati kopi kami pun ikut mendengarkan keluh kesah dari masyarakat disana, mereka mencerita bukan hanya rumah mereka yang hilang kebawa arus banjir akan tetapi kampung mereka pun ikut terbawa arus, sekarang hanya tinggal tanah kosong yang penuh dengan lumpur dan pohon-pohon besar yang tumbang.
Tak bisa kita bayangkan bagaimana nasib anak-anak disana untuk kedepannya, bukan sekedar rumah dan harta mereka yang hilang, akan tetapi harapan dan impian mereka pun ikut hilang.
Walaupun keadaan mereka yang seperti sekarang tinggal di bawah tenda kecil bersama keluarga mereka, yang malam kedinginan, penuh dengan nyamuk dan tanpa penerangan sama sekali, di sinilah kehidupan mereka yang baru akan di mulai.
Dari perjalanan kami ke desa lhok pungki ini sampai sekarang saya masi teringat dengan perkataan salah satu pemuda di sana, dia bilang gini " ini bukan akhir dari segalanya, perjalan kita masi panjang". Dari sinilah saya sangat tersentuh, walaupun keadaan mereka yang seperti sekarang ini tetapi semangat dari mereka tidak pernah hilang.
Tidak bisa kita bayangkan bagaimana nasib mereka kedepannya, semuanya hilang terbawa arus banjir, yang tersisa hanyalah kenangan-kenangan yang pernah mereka lalui dulu.
Disini di tenda kecil ini yang beralas terpal mereka tidur, makan sealakadarnya tak bisa kita bayangkan bagaimana nasib masyarakat disana untuk kedepannya.
Semoga dari musibah ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semuanya untuk saling menjaga alam ini.
"Semangat untuk kita semuanya, ini bukan akhir dari segalanya".
Kutipan masyarakat lhok pungkin.
Semua momen ini di ambil menggunakan handphone salah satu relawan pemuda gige @walictd terimakasih abang ku.
BY. @tioikhsan01






Curated by: @jyoti-thelight
Terimakasih abang ku