The Diary Game 04 Januari 2026 : KEBERSAMAAN YANG PENUH KEPEDULIAN
Assalamualaikum !!!
Hayy Teman-teman gimana kabarnya harini?? Semoga kita sehat selalu.
Hari ini perjalan yang penuh cerita dan kebersamaan bersama tim relawan pemuda gigeh, di pagi hari yang cerah ini pada tanggal 4 januari 2026, kami bersama-sama menuju ke desa lhok pungki kecamatan sawang.
Alhamdulillah hari ini cuaca lumayan cerah, perjalan kami pun tiada hambatan apapun, di perjalan kami sempat singgah sebentar di geurugok untuk membeli nasi dan minuman untuk relawan.
Di sela-sela menunggu rekan-rekan yang lain membeli nasi bungkus, saya dan temen-temen menunggu di mobil sembari bercerita dan tertawa bersama.
Sepanjang perjalanan kami melewati pemukiman warga, disini ada yang rumahnya bisa di bilang rusak ringan dan ada juga sampai kehilangan rumahnya tinggal tanah kosong.
Di perjalan pun kami juga melewati jalanan yang bisa kita bilang banyak bebatuan dan kami juga melewati pepohonan durian, pinang rambutan, dan pohon-pohon lainya.
Meskipun perjalan untuk menuju lokasi korban bencana yang bisa kita bilang lumayan jauh dari rumah kami, akan tetapi semangat dan tekat kami tidak lah berkurang sedikit pun.
Sesampainya saya dan tim pemuda gigeh di lokasi tempat pengungsian saya melihat sudah banyak tenda-tenda yang sudah didirikan oleh masyarakat,
Disini kami langsung menemui pak geuchik kampung setempat untuk menyerahkan donasi yang di wakili oleh pak geuchik desa tersebut, disini saya dan tim juga sempat di jamu oleh masyarakat yang terdampak bencana disana, kami di situ sempat di sungguhi kopi dan biskuit.
Di sela-sela ngopi kami pun sempat berbincang-bincang dengan masyarakat disana, saya juga sempat menanyakan mengenai bagaimana keadaan rumah mereka dan menanyakan juga bagaimana keadaan bantuan yang berdatangan dari berbagai pihak.
Disini anggota pemuda gigeh juga sempat bercanda dan menanyakan bagaimana keadaan adek-adek yang ada di tempat pengungsian yang lagi asik bermain bersama teman-teman nya.
Selesai kami membagikan donasi kepada Masyarakat yang berada di tempat pengungsian kami dan tim langsung bergegas untuk pulang, di perjalan pulang kami menyempatkan diri untuk melihat langsung suasan sungai yang berada di salah satu desa di kecamatan sawang yang terkena banjir bandang.
Keadaan sungai yang awal mulanya bukanlah seperti keadaan seperti sekarang, dulunya sungai tidak sebesar ini, sekarang sungainya sudah sangatlah besar, sampai sampai rumah warga pun ikut terbawa arus sungai dan jembatan ikut terputus.
Hari pun sudah mulai sore, kami pun bergegas untuk pulang supaya tidak sampai kemalaman di perjalan, sesampai di simpang elak kami pun memutuskan untuk makan mie sebentar untuk mengisi perut yang sudah mulai lapar.
Jadi temen-temen, beginilah keseharian saya hari ini, semoga dari cerita saya hari ini dapat terhibur untuk kita semua.
Terimakasih yang telah membaca postingan saya, sampai jumpa di postingan berikutnya bay bay temen-temen.
BY. @tioikhsan01



Hi, I invite you to explore the publications of others in the community, utilize your voting power to support high-quality posts, and don't forget to share your valuable comments.
I would also advise you to try and keep your voting CSI <5 and always create high-quality publications.
Curated by: @mvchacin
Mantap boskuy