Bantuan Untuk Korban Banjir |

Halo Sahabat Stemians...
di Kantor |
Jam 07.50 pagi saya sudah berada di kantor meskipun suasana masih darurat setelah banjir besar Belanda namun kantor kami sudah mulai buka kembali dan melayani masyarakat Seperti biasanya Alhamdulillah kantor kami tidak terdampak banjir dan semua staf kami Selamat meskipun rata-rata rumah kami terkena banjir namun tidak ada harta benda yang mengalami kerusakan
Menjemur Padi |
Saya pulang lebih awal hari ini karena ada agenda kami akan mengantarkan bantuan untuk wilayah yang paling parah terdampak bencana banjir Dahsyat di Kabupaten Aceh Utara yaitu Kecamatan langkahan namun sebelum berangkat ke Kecamatan langkahan Saya sempat menjemur padi di teras rumah karena hari ini cuaca sangat mendukung dan sangat cocok untuk menjemur padi karena matahari bersinar cerah.
Pakaian Layak Pakai |
Kemudian saya menuju rumah adik saya di komplek Pesantren Darul syafi'al hadidin Matangkuli tersebut diorganisir bantuan melalui penerimaan dan penggalangan donasi oleh gerakan S4 atau sedekah subuh sehari 1000, semua bantuan yang masuk akan kami Salurkan dengan membeli kebutuhan pokok para pengungsi seperti beras telur minyak goreng dan air mineral kami juga membawa makanan siap santap yang telah kami persiapkan sebelumnya.
Konvoi Mobil Pembawa Bantuan |
Kami juga membawa pakaian layak pakai untuk para pengungsi karena mereka semuanya rata-rata sudah tidak memiliki apa-apa lagi hanya berhasil menyelamatkan nyawa dan pakaian yang ada di badan mereka ketika banjir besar menerjang, dengan menggunakan mobil bak terbuka sebanyak 3 mobil kami berangkat menuju Kecamatan langkahan yang berjarak lebih kurang 40 km menempuh perjalanan yang lumayan merendahkan karena infrastruktur jalan yang rusak berat akibat banjir.
Menurunkan Bantuan Makanan |
Setelah menempuh perjalanan melewati jalan yang rusak dan juga kawasan perkebunan kelapa sawit yang kondisinya sangat becek akhirnya kami tiba di salah satu lokasi tujuan kami mengantar bantuan Di mana para pengungsi sudah mendirikan tenda di kebun kelapa sawit yang tempatnya lebih tinggi dari Desa mereka adalah hancur diterjang banjir kami menurunkan bantuan berupa makanan siap saji dan berapa paket bantuan lainnya di lokasi tersebut
Kondisi Tenda Pengungsian |
Kondisi tenda pengusiran sangat menyedihkan mereka membuat tenda hanya untuk sekedar bisa berteduh tidak ada alas untuk tidur dengan nyaman tidak ada kelambu dan juga tidak ada sarana air bersih kehidupan benar-benar memprihatinkan apalagi rumah mereka semuanya sudah hancur Desa mereka sudah hancur diterjang banjir Dahsyat
Kondisi Desa yang Hancur |
Kondisi desa mereka benar-benar luluh lantak diterjang banjir Saya sempat mengabadikan di mana infrastruktur tiang listrik dan tiang telekomunikasi sudah roboh jalanan terputus lumpur tinggi di mana-mana sulit sekali membersihkannya mereka benar-benar butuh bantuan kita semua, namun sayangnya sampai saat ini Pemerintah masih sangat lamban dalam menangani para korban sangat berbeda dengan penanganan pemerintah ketika dulu di masa Presiden SBY terjadi tsunami di Aceh tahun 2004 yang lalu Penanganannya cepat dan pemerintah membuka bantuan internasional untuk masuk ke Aceh
Warga Hanya Bisa Termenung di Depan Tenda |

Demikian Diary kegiatan harian saya, semoga bermanfaat untuk semuanya, terima kasih kepada sahabat semuanya yang berkenan membaca dan memberikan dukungan untuk saya dan khususnya kepada Admin dan Moderator Steem SEA
Best Regard,
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.