The Diary Game [12/01/2026]: Melayani Masyarakat dan Berkunjung ke Pesantren
Setelah berolahraga rutin di pagi hari dengan Jogging menyusuri lorong di sekitar rumah saya yang suasananya masih alami dengan udara yang sejuk dan segar, kemudian saya mempersiapkan anak saya Faqih untuk berangkat ke sekolah di mana sekarang anak saya tersebut bersekolah di taman kanak-kanak yang tidak jauh dari rumah, sebelum berangkat saya menyempatkan diri berfoto selfie dengan anak saya Faqih.
Kemudian saya langsung berangkat ke kantor untuk menunaikan tugas dan kewajiban seperti biasanya, di kantor rekan-rekan sedang memasang kursi dan meja yang baru tiba kemarin yang merupakan bantuan dari kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh karena saat ini rata-rata Kantor Urusan Agama kekurangan alat kerja dan mobiler untuk mendukung kegiatan kantor sehari-hari.
Kemudian saya membimbing salah seorang calon pengantin yang akan menikah beberapa hari ke depan, seperti biasanya setiap calon pengantin kami wajibkan untuk hadir ke kantor mengikuti bimbingan perkawinan sekaligus juga pemeriksaan keabsahan data dan juga keabsahan wali nikah dan hal-hal lain yang perlu sebelum pelaksanaan akad nikah.
Kemudian saya bersama salah seorang staf keluar menuju warung kopi Indah kupi di dekat kantor untuk ngopi dan menemui imam besar Masjid Baitul Karim sumbok, ada hal yang perlu kami bicarakan terkait dengan rencana pernikahan salah Seorang warga desa beliau yang rencananya akan menikah namun tidak memiliki wali nikah, sehingga otomatis saya yang menjadi wali nikahnya.
Setelah menunaikan salat zuhur saya bersama sahabat dekat saya Tgk Abrar menuju ke pesantren Raudlatul Ma'arif di Cot Trueng Kecamatan Muara Batu, dalam perjalanan saya menyaksikan kehancuran yang luar biasa di Kecamatan Muara Batu akibat banjir besar yang terjadi beberapa waktu yang lalu, kemudian kami tiba di pesantren tersebut yang merupakan salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Aceh Utara.
Saya menyempatkan diri untuk melihat langsung suasana di dalam komplek pesantren di mana terlihat santri Putra sedang tekun belajar di bawah asuhan guru mereka masing-masing, Komplek Pesantren tersebut sangat luas dengan asrama yang jumlahnya banyak dan santrinya sampai lebih dari 3000 orang baik santri Putra maupun santri putri.
Setelah ashar kami pulang dari pesantren tersebut melewati jalan Elak, kemudian saya bersama sahabat saya Tgk. Abrar mampir di salah satu warung bakso yang ada di kawasan Jalan Elak, di sini kami makan bakso dan juga beristirahat sebentar sambil Menikmati suasana sore hari di jalan elak tepatnya di Simpang Empat Nisan menuju Kurukeuh.
Menjelang magrib barulah saya tiba di rumah, dan setelah maghrib rutinitas kegiatan saya berlanjut kembali seperti biasanya yaitu mengajari anak-anak membaca Alquran di balai pengajian yang ada di depan rumah, kegiatan belajar bersama anak-anak lebih kurang berlangsung sekitar 2 jam, kemudian mereka menunaikan salat Isya berjamaah dan Setelah itu mereka pulang ke rumah masing-masing.
Setelah selesai mengajari anak-anak di Balai pengajian kemudian saya menuju masjid al-ikhlas karena malam ini saya harus menikahkan salah Seorang warga desa di Kecamatan Nibong yang tidak ada Wali nikahnya, karena satu dan lain hal pernikahan tersebut berlangsung di masjid, setelah selesai pernikahan kami sempat mampir di Gathaf Cafe premium menikmati secangkir kopi, akhirnya saya pulang ke rumah untuk beristirahat sekitar jam 23.30 malam.
Demikian Diary kegiatan harian saya, semoga bermanfaat untuk semuanya, terima kasih kepada sahabat semuanya yang berkenan membaca dan memberikan dukungan untuk saya dan khususnya kepada Admin dan Moderator Steem SEA













Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Congratulations! This post has been voted through steemcurator08 We support quality posts, good comments anywhere and any tags.