Warga Membantu Warga, Pemerintah Sangat Lamban Membantu Korban Banjir
![]() |
|---|
Sahabat semuanya dimanapun berada Semoga selalu dalam keadaan yang terbaik. . .
Malam ini kembali saya ingin menulis tentang sangat buruknya penanganan bencana banjir Dahsyat yang terjadi di pulau Sumatera khususnya di Provinsi Aceh yang sudah berlalu lebih daripada tiga minggu namun bantuan dari pemerintah masih sangat lamban.
Saat ini bantuan untuk korban banjir lebih banyak disalurkan oleh warga masyarakat yang mereka juga pada dasarnya adalah korban banjir namun tidak terlalu parah mereka mengumpulkan donasi mengumpulkan makanan mengumpulkan pakaian yang masih layak pakai kemudian mereka dengan menggunakan mobil bak terbuka dan truk menuju ke kawasan yang paling parah terkena banjir.
Hari ini warga di Aceh sudah kehilangan kepercayaan kepada pemerintah dan sangat kecewa karena Merasa dikhianati oleh pemerintah pusat seharusnya sudah 3 minggu sudah ada bantuan tenda untuk para pengungsi yang rumah mereka sudah hancur diterjang banjir Dahsyat namun sampai saat ini para pengungsi korban banjir tersebut masih mengandalkan bantuan dari para relawan dan masyarakat yang mengantarkan tenda untuk mereka untuk hunian sementara.
Saat ini di seluruh Aceh berkibar bendera putih yang bermakna menyerah atau sudah putus asa karena pemerintah sangat tidak peduli dan sangat lambat dalam menangani bencana yang terjadi di Aceh padahal skala bencana sangat besar bahkan seluruh warga negara Indonesia organisasi masyarakat dan juga aktivis mendesak pemerintah untuk menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional dan menerima bantuan dari masyarakat internasional.
Namun yang paling menyakitkan adalah respon pemerintah yang menolak bantuan internasional karena gengsi dan merasa Indonesia masih mampu menangani bencana besar ini yang lebih menyakitkan lagi adalah bantuan yang sudah menumpuk dari warga negara luar seperti Malaysia tidak bisa masuk ke Aceh dan kalaupun bisa masuk dikenakan pajak atau bea masuk sebagaimana barang umum lainnya ini sungguh di luar Nalar dan biadab seharusnya bantuan untuk korban banjir dapat masuk dengan mudah bukanlah dipersulit.
Saat ini kerusakan infrastruktur sangat masif terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara dan juga di kecamatan lainnya di kabupaten yang ada di Provinsi Aceh bahkan wilayah seperti Kuala Simpang di Aceh Tamiang rusak total warga sangat membutuhkan bantuan rumah mereka sudah hancur atau rumah mereka sudah tertimbun lumpur maka ada yang sampai menenggelamkan rumah ada yang dua sampai tiga meter bagaimana mungkin warga dapat membersihkannya menggunakan peralatan manual
Foto-foto di atas adalah dokumentasi Kegiatan warga desa kami mengumpulkan bantuan berupa makanan siap saji pakaian Dayak pakai air minum dan juga sejumlah uang yang diantarkan untuk saudara kami yang mengalami musibah besar bencana Dahsyat banjir di kecamatan langkahan Kabupaten Aceh Utara
Foto-foto di atas juga merupakan dokumentasi spanduk yang dipersiapkan warga yang meminta perserikatan bangsa-bangsa untuk masuk ke Aceh membantu korban banjir bahkan pemerintah Aceh sebenarnya adalah mengirim surat resmi Kepada badan perserikatan bangsa-bangsa yaitu UNDP dan UNICEF untuk membantu korban banjir.
Catatan: Foto-foto merupakan dokumentasi dari Grup Whatsapp Desa Kami
Demikian tulisan saya, semoga bermanfaat untuk semuanya, terima kasih kepada sahabat semuanya yang berkenan membaca dan memberikan dukungan untuk saya dan khususnya kepada Admin dan Moderator Steem SEA








Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
🎉 Congratulations!
Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀
SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.
🔗 Visit us: www.steemx.org
✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5