Aceh Synergy Berikan Bantuan Air Bersih Berkelanjutan bagi Korban Banjir Bandang Pidie Jaya, PDAM Hancur Total

in Steem SEA25 days ago

IMG-20260125-WA0179.jpg

PIDIE JAYA, 25 Januari 2026 – Komunitas relawan Aceh Synergy dari Banda Aceh secara proaktif melanjutkan program bantuan air bersih bagi warga korban banjir bandang yang melanda sejumlah gampong di Kabupaten Pidie Jaya. Bencana yang terjadi pada 26 November 2025 silam masih menyisakan dampak berat, terutama terkait ketersediaan air minum layak konsumsi bagi ribuan keluarga.

Koordinasi program di lapangan dipimpin oleh Keuchik Bukhari, yang ditunjuk sebagai koordinator Program Air Bersih Aceh Synergy untuk wilayah Pidie Jaya. Dalam penjelasannya kepada Cek Mad dari media ini, Bukhari menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi perpanjangan tangan solidaritas bagi para penyintas.

"Sebagai perwakilan Aceh Synergy di Pidie Jaya, tugas saya memastikan distribusi air bersih ini tepat sasaran. Kondisi hingga hari ini, Minggu 25 Januari 2026, kebutuhan akan air bersih masih sangat mendesak. Kerusakan yang dialami PDAM Tirta Krueng Meureudu akibat dihantam air bah sangat parah dan total, sehingga diprediksi tidak dapat beroperasi dalam waktu yang cukup lama. Pemerintah memang berencana membangun kembali, tetapi masyarakat tidak bisa menunggu. Kebutuhan air adalah hal yang tidak bisa ditunda," ujar Keuchik Bukhari dengan nada prihatin namun penuh tekad.

Fakta kerusakan infrastruktur air minum (SPAM) tersebut menjadi akar permasalahan yang memperpanjang masa darurat. Tanpa pasokan dari PDAM, warga sepenuhnya bergantung pada bantuan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak, hingga bersuci.

Relawan di lapangan, Mawardi Iskandar, menambahkan bahwa semangat warga dan para relawan tetap tinggi meski dalam kesulitan. "Antusiasme dan rasa syukur warga korban banjir bandang sangat terlihat. Mereka benar-benar membutuhkan. Kami di sini, sebagai relawan pendistribusi, siap bekerja selama armada tangki air dan pasokan air bersih tersedia. Aceh Synergy berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan sosial kemanusiaan ini. Mudah-mudahan bantuan ini bisa terus mengalir setidaknya hingga menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti, sebagai bentuk kepedulian kita bersama," tutur Mawardi penuh harap.

Rasa syukur yang mendalam disampaikan langsung oleh perwakilan masyarakat penerima manfaat. Keuchik Mulyadi, yang mewakili masyarakat di Mns. Jurong Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua, mengungkapkan apresiasinya.

"Atas nama seluruh warga di sini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Program Air Bersih Aceh Synergy. Respon yang cepat dan tepat terhadap keluhan kami sangat meringankan beban. Di saat akses air bersih menjadi barang langka pascabencana, kehadiran tangki-tangki air dari Aceh Synergy ibarat oase di tengah kesulitan. Bantuan ini tidak hanya menyelamatkan fisik, tetapi juga menyemangati kami untuk bangkit," kata Keuchik Mulyadi.

Program bantuan air bersih ini dilaksanakan dengan mendatangkan air dari sumber yang layak menggunakan armada tangki, lalu mendistribusikannya ke titik-titik pengungsian atau permukiman warga yang terdampak paling parah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara organisasi kemanusiaan, relawan, dan komunitas lokal dalam menanggapi fase recovery pascabencana yang sering kali membutuhkan waktu panjang.

Aceh Synergy menegaskan bahwa program ini akan dievaluasi secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di lapangan serta proses rehabilitasi infrastruktur air oleh pemerintah daerah. Kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak terus dibutuhkan untuk memastikan hak dasar warga atas air bersih tetap terpenuhi di masa transisi menuju pemulihan total. (CM)

IMG-20260125-WA0175.jpg

IMG-20260125-WA0182.jpg

IMG-20260125-WA0177.jpg

IMG-20260125-WA0176.jpg