Dek Fadh Jembatan Perdamaian: Pertemuan Hangat Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya di Rumah Wagub Aceh Jadi Titik Balik Harmoni Kepemimpinan
Banda Aceh – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti kediaman Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fadh, pada Kamis sore, 2 April 2024. Suasana yang awalnya formal berubah menjadi cair ketika Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, duduk berdampingan dalam sebuah pertemuan yang digagas khusus oleh Wagub Aceh.
Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang magrib tersebut menjadi momentum krusial dalam upaya memulihkan kembali keharmonisan kepemimpinan di Kabupaten Pidie Jaya. Kedua pemimpin daerah itu tampak serius namun santai mendengarkan arahan dan nasihat dari Dek Fadh, yang bertindak sebagai penengah dalam dinamika komunikasi antar eksekutif di kabupaten tersebut.
"Kita semua bersaudara. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan duduk bersama dan mengutamakan kepentingan rakyat. Pidie Jaya butuh pemimpin yang kompak," ujar Dek Fadh dalam dialog tertutup yang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama.
Tampak hadir pula sejumlah tokoh penting daerah yang turut menyaksikan dan mendukung jalannya pertemuan. Mereka antara lain Abiya, Waled Munir Kiran, Ketua DPRK Pidie Jaya, , serta tokoh masyarakat Drs. Abdurahman Puteh Ramli Daud dan M. Yusuf Ibrahim. Kehadiran para tokoh ini semakin memperkuat pesan bahwa seluruh elemen daerah mendukung terciptanya iklim politik yang sejuk dan produktif.
Wagub Aceh yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang merakyat itu berhasil menghadirkan ruang dialog yang menyejukkan. Berbagai perbedaan persepsi yang sebelumnya sempat mencuat ke publik dapat dibahas secara bijaksana tanpa saling menyalahkan. Suasana akrab semakin terasa ketika seluruh undangan menikmati hidangan kopi dan makanan khas Aceh sambil berbincang ringan di ruang tamu kediaman wagub.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dek Fadh. "Kami sangat berterima kasih kepada Pak Wagub yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Suasana yang dibangun sangat kekeluargaan, sehingga kami bisa saling terbuka. Insya Allah, ini menjadi titik awal yang baik untuk kami berdua (dengan Pak Hasan Basri) melangkah kembali bersama," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Hasan Basri juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi. "Tidak ada kepentingan yang lebih besar selain kepentingan masyarakat Pidie Jaya. Kami akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan program-program konkret yang melibatkan semua pihak," tuturnya.
Pertemuan hangat di rumah Wakil Gubernur Aceh itu pun ditutup dengan doa bersama dan foto kebersamaan. Senyum dan jabat tangan erat antara Bupati, Wakil Bupati, dan Wagub menjadi simbol kuat bahwa semangat persaudaraan serta kebersamaan tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga harmoni pemerintahan di Aceh, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya. Diharapkan, dari meja silaturahmi inilah lahir langkah nyata pembangunan daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (CM)




