Gerak Cepat Tangani Pascabencana, Bupati Pidie Jaya Paparkan Rehab-Rekon ke Pemerintah Pusat

in Steem SEA2 months ago

IMG-20251214-WA0052.jpg

PIDIE JAYA. -Dalam menunjukkan kinerja aktif dan responsif dalam penanganan pascabencana banjir. Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME, memaparkan kondisi terkini dampak banjir serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) s. Jendral (Purn) TNI Djamari Chaniago dan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)bLetjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M.

Bupati mengatakan sejak awal bencana, Pemkab Pidie Jaya telah bergerak cepat melakukan evakuasi, penanganan darurat, pendataan kerusakan, hingga penyiapan langkah pemulihan. Namun demikian, luasnya dampak banjir terhadap infrastruktur, permukiman warga, dan fasilitas publik membutuhkan dukungan lebih lanjut dari Pemerintah Pusat agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. “Kami tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga telah menyiapkan rencana rehab-rekon agar masyarakat dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas,” tegas Bupati.

Menko Polkam dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa penanganan bencana di Pidie Jaya merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata beban pemerintah daerah. Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten diminta untuk terus bersinergi dan saling menguatkan dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Menko Polkam juga menyampaikan bahwa seluruh usulan strategis yang disampaikan Bupati Pidie Jaya akan ditindaklanjuti, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Pusat dalam memastikan pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BNPB menyampaikan bahwa pihaknya telah mengoptimalkan pengerahan personel dan dukungan logistik ke wilayah terdampak. BNPB juga menyatakan kesiapan untuk membantu pembangunan sumur bor, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak, sebagai upaya pemenuhan air bersih.

Terkait distribusi kebutuhan pokok, Kepala BNPB mengungkapkan bahwa stok gas LPG dalam kondisi aman dan tersedia di wilayah Lhokseumawe. Kendala utama saat ini adalah akses jalan yang terputus akibat banjir, sehingga distribusi belum berjalan maksimal. Untuk itu, pemerintah terus melakukan upaya pembukaan dan perbaikan akses agar penyaluran logistik dapat segera normal.

Dengan koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menangani dampak bencana, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terarah, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (CM)
Sumber berita : Prokopim/Yuni

IMG-20251214-WA0055.jpg