Keberkahan Jumat Pidie Jaya Dimulai dengan Subuh, Diikuti Pengajian, dan Diakhiri Pembagian Sarapan untuk Semua

in Steem SEA19 days ago

IMG-20260130-WA0028.jpg

Meureudu – Kehangatan dan kebersamaan begitu terasa pada Subuh, Jumat, 30 Januari 2026, di Kompleks Mesjid Agung Tgk. Chik Pante Geulima, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Seperti setiap Jumat pagi, acara rutin “Jumat Berkah” kembali digelar, mengawali hari dengan ibadah, ilmu, dan berbagi rezeki.

Kegiatan diawali dengan shalat Subuh berjamaah yang khusyuk, diikuti oleh puluhan jamaah. Suasana semakin syahdu dengan dilanjutkannya pengajian pagi yang dipimpin langsung oleh Tgk. Fadli Lueng Putu.

Usai pengajian, kegiatan inti Jumat Berkah pun dimulai. Ketua Koordinator Jumat Berkah Kabupaten Pidie Jaya, Iskandar Idris, beserta sejumlah tim relawannya dengan penuh keramahan membagikan paket sarapan pagi kepada seluruh jamaah yang hadir. Tidak ada yang terlewat, setiap jamaah pulang dengan membawa satu paket makanan di tangan, senyum merekah di wajah mereka.

Namun, kepedulian tim Jumat Berkah tidak berhenti di situ. Paket sarapan juga secara khusus diserahkan kepada petugas kebersihan mesjid yang telah bekerja keras sejak dini hari menjaga kebersihan dan keindahan rumah Allah. Perhatian kemudian beralih ke penghuni Panti Asuhan Yatim/Piatu Darul Aitam yang terletak dalam satu kompleks dengan mesjid. Puluhan anak-anak yatim dan piatu dengan ceria menerima santunan sarapan pagi itu, memberikan keceriaan tersendiri di pagi hari mereka.

Iskandar Idris kepada Cek Mad dari media ini, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud syukur dan upaya kecil untuk menebar manfaat. “Ini adalah komitmen kecil kami yang kami usahakan rutin setiap Jumat. Targetnya sederhana: mengenyangkan perut saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah subuh dan mengaji, serta tentu saja meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu, terutama anak-anak yatim di Darul Aitam ini. Semoga rezeki dari para donatur yang dipercayakan kepada kami menjadi berkah bagi semua,” ujarnya.

Kegiatan Jumat Berkah ini telah menjadi tradisi positif di tengah masyarakat Meureudu. Keberadaannya tidak hanya memotivasi umat untuk menghidupkan Subuh dan pengajian Jumat di mesjid, tetapi juga menjadi contoh nyata praktik berbagi secara langsung, menyentuh berbagai lapisan; mulai dari jamaah, tenaga kebersihan, hingga anak-anak yatim piatu. Sebuah teladan konkret bahwa keberkahan harus diraih dengan ibadah dan disebarkan dengan kepedulian. (CM)

IMG-20260130-WA0032.jpg

IMG-20260130-WA0030.jpg

IMG-20260130-WA0029.jpg