Pasca Banjir Bandang Jumat Berkah Pidie Jaya Kembali Hadir dengan Al-Quran dan Sarapan untuk Warga Terdampak di Blang Awe

in Steem SEAlast month (edited)

IMG-20260116-WA0029.jpg

PIDIE JAYA – Setelah vakum beberapa waktu pasca bencana banjir bandang yang melanda, nuansa syukur dan semangat kebersamaan kembali menghangatkan pagi di Gampong Blang Awe, Pidie Jaya, Jumat (16/1/2026). Kegiatan rutin “Jumat Berkah” yang sempat tertunda akhirnya digelar kembali dengan penuh khidmat di Mesjid Baitul Maqfirah, Blang Awe. Acara ini sekaligus menandai dimulainya kembali rangkaian kegiatan Jumat Berkah di daerah tersebut, dengan Blang Awe sebagai lokasi perdana pasca bencana.

Mesjid Baitul Maqfirah yang menjadi saksi bisu dahsyatnya banjir bandang beberapa waktu lalu, pagi itu dipadati jamaah. Kegiatan dimulai dengan shalat Subuh berjamaah yang khusyuk, dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang menguatkan hati.

Puncak acara adalah momen penuh makna berupa penyaluran bantuan sosial dan keagamaan. Yayasan Madinah Pekanbaru menunjukkan kepeduliannya dengan mendonasikan sejumlah Al-Quran dan seperangkat alat shalat kepada masyarakat. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh perwakilan yayasan, disaksikan oleh para tokoh masyarakat dan jamaah.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa kembali mengadakan Jumat Berkah setelah sekian lama tertunda akibat musibah banjir bandang yang melanda wilayah kita, khususnya Blang Awe yang termasuk salah satu wilayah terparah terdampak,” ujar Iskandar Idris, Ketua Koordinator Jumat Berkah Pidie Jaya, dalam paparannya kepada Cek Mad dari media ini.

Iskandar menjelaskan, selain aktivitas keagamaan, Jumat Berkah juga mengusung nilai-nilai sosial dan kepedulian. “Selain shalat berjamaah, kegiatan ini juga kita isi dengan sedekah bersama dan sarapan pagi. Ini adalah wujud nyata silaturahmi dan gotong royong kita untuk meringankan beban dan membangkitkan semangat saudara-saudara kita yang masih dalam proses pemulihan,” tambahnya.

Suasana semakin terasa hangat ketika para jamaah, baik anak-anak maupun dewasa, bersama-sama menyantap sarapan pagi yang telah disediakan. Moment ini tidak hanya sekadar mengisi perut, tetapi lebih kepada mempererat tali persaudaraan di antara warga yang pernah sama-sama menghadapi ujian berat.

Pembagian Al-Quran dan alat shalat pun disambut antusias. Bantuan ini dinilai sangat tepat guna, tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual tetapi juga membantu masyarakat, terutama yang kehilangan harta benda termasuk kitab suci, untuk kembali menjalankan ibadah dengan lebih baik.

“Mesjid Baitul Maqfirah Blang Awe sengaja kita pilih sebagai lokasi perdana menggelar kembali Jumat Berkah. Ini adalah simbol kebangkitan. Dari sini, dari rumah Allah di desa yang paling berat ujiannya, kita mulai lagi langkah-langkah kecil penuh berkah untuk memulihkan semangat dan keimanan kita secara bersama-sama,” pungkas Iskandar Idris.

Kehadiran Jumat Berkah ini diharapkan menjadi titik awal yang baik bagi kelanjutan program serupa di mesjid-mesjid lain di Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan mingguan, tetapi juga transformasi menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang peduli pada pemulihan pascabencana, baik secara materiil maupun spiritual, menguatkan aspek ukhrawi dan duniawi masyarakat secara bersamaan.
(CM)

IMG-20260116-WA0031.jpg

IMG-20260116-WA0030.jpg

Sort:  

Thank you for sharing on steem! I'm witness fuli, and I've given you a free upvote. If you'd like to support me, please consider voting at https://steemitwallet.com/~witnesses 🌟

¡Congratulations!
We support quality posts, good comments anywhere and any tags.

image.png

Curated By: @damithudaya