Pemerintah Pidie Jaya Kukuhkan 3.336 ASN dalam Pelantikan Massal, Targetkan Pemulihan Daerah dan Layanan Prima

in Steem SEA9 days ago

IMG-20260208-WA0038.jpg

MEUREUDU, PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya secara resmi menambah kekuatan aparaturnya dengan melantik dan mengambil sumpah 3.336 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sebuah upacara khidmat yang dirangkaikan dengan zikir dan doa bersama. Acara yang berlangsung di Gedung MTQ Pidie Jaya, Sabtu malam (7/2/2026), tersebut meliputi Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi 2024, PPPK Paruh Waktu, pengangkatan CPNS menjadi PNS, serta pengangkatan Jabatan Fungsional.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie Jaya, Helmi, S.STP., M.Si, dalam laporannya menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan implementasi konkret kebijakan nasional di bidang manajemen ASN. Kebijakan tersebut berlandaskan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta peraturan turunannya yang mengatur pengadaan PPPK, jabatan fungsional, dan manajemen PNS. “Pelantikan ini bertujuan memperkuat struktur birokrasi daerah agar semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan,” jelas Helmi.

Rincian Kuantitas dan Kualifikasi ASN yang Dilantik:

· PPPK Tahap II Formasi 2024: 13 orang, terdiri dari 1 tenaga teknis dan 12 tenaga kesehatan.
· PPPK Paruh Waktu: 3.311 orang, dengan pembagian 971 tenaga teknis, 1.155 tenaga kesehatan, dan 1.185 tenaga guru.
· Pengangkatan Jabatan Fungsional: 11 orang.
· Pengangkatan CPNS menjadi PNS: 1 orang (formasi IPDN).

Dengan penambahan ini, total ASN aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kini mencapai 4.336 orang. Penguatan sumber daya manusia ini dinilai sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dasar masyarakat, khususnya di tiga sektor prioritas: pendidikan, kesehatan, dan teknis pemerintahan.

Dalam sambutannya, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME, menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Ia menegaskan bahwa pengangkatan ini adalah kabar gembira sekaligus buah dari perjuangan, dedikasi, dan kesabaran panjang para pegawai. “Momen ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan gerbang awal untuk pengabdian yang lebih luas dan bermakna kepada masyarakat Pidie Jaya,” tegas Bupati.

Bupati Malasyi juga menekankan konteks strategis pelantikan ini, terutama dalam mendukung pemulihan daerah pascabanjir dan longsor. Kehadiran ribuan ASN baru, khususnya di sektor kesehatan dan teknis, diharapkan menjadi energi positif dan kekuatan tambahan untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur dan pemulihan layanan publik. “Anda semua diharapkan bisa bekerja secara profesional, berintegritas tinggi, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas di tengah-tengah masyarakat yang sedang berjuang bangkit,” pesannya.

Ia berharap seluruh ASN yang dilantik dapat menjaga amanah dengan baik, menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), serta bekerja dengan penuh semangat, loyalitas, dan rasa syukur.

Rangkaian acara yang diwarnai dengan zikir dan doa bersama ini bukan hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga simbol penguatan spiritualitas ASN. Hal ini dianggap penting untuk membentuk mentalitas aparatur yang tangguh, terutama dalam menghadapi tantangan berat pascabencana.

Dengan kekuatan SDM yang kini lebih solid, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Pelantikan massal ini diharapkan menjadi titik tolak percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Tuah Lestari. (CM)

IMG-20260208-WA0024.jpg

IMG-20260208-WA0026.jpg

IMG-20260208-WA0028.jpg

IMG-20260208-WA0032.jpg

IMG-20260208-WA0034.jpg

IMG-20260208-WA0036.jpg

IMG-20260208-WA0018.jpg