Tenda BNPB di Pidie Jaya Jadi Solusi Serbaguna: Tempat Tidur, Sekolah Darurat, dan TPQ bagi Pengungsi Banjir Bandang

in Steem SEA2 months ago (edited)

IMG-20251217-WA0267.jpg

Liputan Khusus dari Lokasi Bencana, Pidie Jaya –Rabu 17 Desember 2025 Di hari ke-20 pasca-bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Kabupaten Pidie Jaya, bantuan terus mengalir untuk meringankan beban korban. Salah satu bantuan yang dirasakan sangat bermakna datang dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang memasang tenda berukuran besar di halaman Meunasah Gampong Mns Jurong Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua.

Tenda berukuran 6x12 meter tersebut, menurut keterangan Mulyadi Syarif, Keuchik (Kepala Desa) setempat, telah menjadi ruang hidup serbaguna yang sangat vital bagi warga yang masih harus mengungsi. Sejak dipasang, tenda tersebut langsung dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan mendesak.

“Tenda yang berukuran besar tersebut sangat bermanfaat bagi warga kami yang masih mengungsi di Meunasah serta hingga kini kami masih menghidupkan dapur umum,” ujar Mulyadi Syarif dalam wawancara langsung dengan Cek Mad dari media ini.

Pemanfaatannya diatur secara bergilir dan terorganisir oleh warga dan relawan setempat, mencerminkan ketangguhan dan semangat gotong royong di tengah musibah.

“Sehingga tenda tersebut ketika malam hari bisa untuk tidur,” jelas Mulyadi. Pada malam hari, tenda berfungsi sebagai tempat berlindung dan beristirahat bagi para pengungsi, terutama kaum perempuan, anak-anak, dan lansia yang membutuhkan tempat yang lebih layak dibanding berdesakan di dalam bangunan meunasah.

Ketika pagi datang, suasana tenda berubah fungsi. “Dan paginya akan kami manfaatkan sebagai tempat belajar bagi anak-anak yang sudah cukup lama tidak ke sekolah,” tambahnya. Ruang tenda disulap menjadi ‘sekolah darurat’. Meja dan kursi seadanya disiapkan untuk mengakomodasi kegiatan belajar-mengajar anak-anak yang kehilangan waktu sekolah akibat terdampak banjir. Aktivitas ini sangat penting untuk mengembalikan rasa normalitas dan mencegah putus pembelajaran (learning loss) pada anak-anak.

Peran tenda belum berakhir. Menjelang petang, giliran kegiatan keagamaan yang mengambil alih. “Serta petangnya digunakan untuk belajar Al Qur'an.” Tenda tersebut menjadi tempat untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) atau pengajian, memulihkan tidak hanya kebutuhan fisik dan pendidikan, tetapi juga kebutuhan spiritual warga.

Fungsi serbaguna tenda BNPB ini menunjukkan bagaimana sebuah bantuan yang tepat sasaran dan tepat ukuran dapat memberikan dampak yang berlipat ganda di lokasi pengungsian. Bantuan ini tidak hanya menyelesaikan masalah tempat tinggal sementara, tetapi juga mendukung pemulihan psiko-sosial, pendidikan, dan kerohanian komunitas yang terdampak.

Keuchik Mulyadi menyampaikan terima kasih atas bantuan dari BNPB dan berbagai pihak. Namun, ia juga menegaskan bahwa kebutuhan warga masih banyak, mengingat proses pemulihan pasca-bencana skala besar seperti banjir bandang ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

“Keberadaan tenda ini sangat membantu, tapi kami masih berharap ada perhatian berkelanjutan untuk pemulihan rumah, sanitasi, dan mata pencaharian warga kami yang hancur,” pungkasnya.

Sampai saat ini, aktivitas di tenda serbaguna itu terus berjalan, menjadi simbol harapan dan semangat bangkit warga Gampong Mns Jurong Teupin Pukat di tengah upaya mereka menata kembali kehidupan.

Editor : CM Cek Mad

IMG-20251217-WA0269.jpg

IMG_20251216_165000_744.jpg

Sort:  
 2 months ago 

IMG_20251129_162512.png

Curated By: max-pro