Perjalanan menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang ke dusun Pungki, desa Gunci, Sawang
Salam hangat kepada teman-teman semuanya yang ada di platform ini, semoga anda selalu dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.
Foto bersama sebelum mengantar bantuan
Satu bulan lebih berlalu bencana banjir bandang, banyak masyarakat di Sumatra khususnya di Aceh tempat tinggal saya, yang mengalami banyak kerusakan seperti tempat tinggal, rumah, harta bahkan juga ada harus kehilangan keluarga. Hari ini saya turun bersama tim saya untuk yang ke-dua kalinya, tim " Pemuda Gigeh " Tim ini merupakan inisiatif dari rekan-rekan dekat saya yang mengajak membangun sebuah komunitas kecil sederhana dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang musibah khusus musibah banjir saat ini. Kami memiliki 9 anggota khusus, tapi pengantaran bantuan kali ini ada di ikuti juga oleh beberapa senior kami seperti ayah daffa dan pak Muzakir.
Memasukkan bantuan ke mobil saat di rumah Daffa
Penyaluran tahab ke-dua ini ke desa Gunci yang ada di ujung kecamatan sawang, perjalanan ke sana lumayan jauh dan tidak mudah. Kami sadar bahwa perjalanan ini bukan sekedar mengantar bantuan tetapi juga perjuangan melihat saudara saudara yang terkena musibah, kami bergerak dengan mobil Mitsubishi, yaitu mobil bang Mustawa yang di sewa dengan uang donasi, meskipun tidak besar dan tidak mewah mobil ini sangat berarti karena telah mengantarkan bantuan tahab pertama ke langkahan kemarin.
Saya dan rekan-rekan terpaksa turun mobil jalan kaki sekitar 200 meter karena jalan sempit dan bahaya
Ini adalah kali ke dua, tapi kami dengar jalan-jalan yang mengarah ke desa pungki sawang tersebut sudah putus sejak kejadian banjir bandang saat itu, ternyata inilah yang membuat banyak para relawan yang menyalurkan bantu jarang hadir ke desa pungki tersebut. Bahkan perjalanan kami kala ini juga melewati banyak rintas, mulai dari melewati jalan kecil yang hanya muat satu mobil, melewati persawahan, melewati hujan di jalan serta kekhawatiran bahan bakar saat di SPBU.
Pemandangan di Salah satu jalan yang kami lewat untuk menyalurkan bantuan
Meskipun jauh, meskipun banyak keraguan kami tetap melangkah dan pegang tetap keyakinan sendiri bahwa perjalanan akan sampai pada tujuan. Perjalanan kali ini melewati Leubu, karena jalan utama memang sudah putus akses. Tak semua dari kami mengetahui jalan, jalan ini banyak sekali belokan, pak Muzakir adalah seseorang yang sedikit tau tentang jalan menuju ke sana, tapa juga terbatas karena banyak sekali belokan, karena jalan yang biasanya beliau lewat hanya lewat jalan utama. Dalam menuju ke sana kami sempat bertanya pada warga sekitar, bukan sekali dua kali tapi hampir di setiap tekongan dan belokan.
Sekitar pukul 14:05 siang akhirnya kami pun tiba di kemah pengungsian, di sini dan semua kemah yang terlihat ini adalah milik masyarakat dusun pungki yang mengungsi ke dusun paya rubek. Setibanya di sana kami memandang perkemahan dan suasana, banyak anak-anak dan anak remaja serta orang tua mereka. Pertama kali kami bertemu dengan kepala desa dan menyerahkan bantuan. Kepala desa yang ramah menyambut kedatangan kami dengan baik dan hangat. Kami di paksa menikmati kopi dulu sebelum pulang.
Bersama anak-anak di perkemahan desa Gunci dusun pungki
![]() | ![]() |
|---|
Selesai menurunkan bantuan dan menikmati kopi kami menuju ke arah perkemahan dan melihat anak-anak di sana, kami juga sempat ngobrol ngobrol dan bercanda tawa dengan anak-anak di sini, mereka terlihat senang dan terhibur dengan kedatangan kami meskipun dalam keadaan musibah. Di sini kami menghabiskan waktu hampir satu jam sebelum pamit pulang. Dan perjalanan menyalurkan bantuan ke dusun Pungki, desa Gunci, kecamatan Sawang telah kami salurkan ke tempat dengan lancar.
Demikianlah tulisan yang dapat saya bagikan tenang perjalanan penyaluran bantuan ke desa Gunci. Terimakasih banyak kepada semuanya yang sudah hadir di postingan saya.
Salam @cymolam




Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Congratulations! This post has been voted through steemcurator08 We support quality posts, good comments anywhere and any tags.
Semoga bencana ini memberikan kita kesabaran dan menjadikan kita lebih kuat. semoga allah memberikan keberkahan untuk kita.