The diary game 13 Januari 2026 : Menjemput adek di sekolah dan beraktivitas di Ali Kupie
Salam hangat kepada semuanya yang ada di platform ini, semoga anda selalu dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.
Aku membuka mata sejak awal pagi, menikmati udara segar dan nafas baru, saat cuaca mulai meninggkat lebih cerah dan keadaan embun di pepohonan mulai hilang, sudah sudah mandi. Tak lama kemudian mulai sarapan pagi dengan satu bungkus lontong yang aku titip pada ibuku saat belanja di pasar.
Sepanjang pagi waktuku hanya habis dirumah dengan sedikit aktivitas sederhana yang banyak menguras waktu di dalam handphone tapi tenaga tidak terasa berkurang. Aku melakukan kurasi sekitar jam 9 pagi, sempat meluangkan waktu menyusun gambar foto untuk persiapan sebelum menulis cerita. Tak hanya itu aku juga menikmati scroll beberapa media sosial seperti instagram, tiktok dan story whatsapp.
Menjemput adek di Sekolah MTs 2 Dewantara
Sekitar jam 13:00 siang WIB aku bergerak dari rumah menuju ke tempat Afzhal sekolah untuk menjemputnya pulang. Afzhal biasanya pulang sekolah sekitar jam 13:10 siang WIB. Perjalanan yang lumayan memakan waktu karena jarak sedikit jauh, jadi aku berangkat ke tempat sekolahnya lebih awal 10 menit. Beberapa meter menuju pintu gerbang aku sudah melihat anak-anak sekolah keluar dari gerbang. Tak lama kemudian aku pun melihat Afzhal keluar dari gerbang sekolah.
Kami pulang melewati jalan Uteun Geulinggang yang tempus ke kedai Krueng Geukuh. Kami bersinggah di masjid menunaikan sholat dzuhur terlebih dahulu. Cuaca begitu cerah dan panas, dalam masjid suasana adem dan segar karena AC aktif dan ada kipas angin. Setelah menunaikan sholat kami melanjutkan pulang ke rumah.
Mendengar musik di laptop sambil menulis
Tak lama di rumah aku berangkat lagi ke warung kopi menyusul teman-teman di sana. Siang sampai sore ini aku duduk di Ali Kupie bersama beberapa rekan yang sudah tiba duluan di sana. Hanya dalam hitungan menit aku sudah tiba di tempat setelah mengendarai sepeda motor. Aku memesan satu cangkir kopi yang menemaniku sepanjang waktu nongkrong. Aku memanfaatkan waktu dengan menulis cerita diary game. Laptopku nyala, aku mendengar musik sambil menikmati ketikan handphone dari setiap kata berdasarkan langkah kehidupan di hari yang aku cerita itu. Rekanku di samping dan di depan, mereka pun sibuk dengan sendirinya, masing-masing kami ada kegiatan sendiri, ada yang menulis, ada yang mengedit dan ada yang bermain game. Kami juga berbagi canda tawa di sela-sela waktu.
Pukul 17 sore WIB aku sudah pulang melewati jalan gang, perjalanan menuju ke masjid dulu untuk sholat ashar, supaya ketika sampai di rumah nanti kewajiban sudah terlaksana. Usai sholat di masjid barulah aku melanjutkan pulang ke rumah.
Sekitar jam 17:40 sore WIB aku sama paman merapikan pasir. Pasir ini adalah pasir yang di pesan untuk pengecoran rumah yang belum selesai. Saat banjir kemarin air sempat membuat pasir ini berserakan melebar. Sehingga saat ini kami harus merapikan nya kembali agar tak terlalu melebar dan tak berserakan, apalagi besok akan di mulai kembali pembangunan rumah yang belum selesai.
Suasana tak terasa hingga matahari tenggelam. Masjid Bujang Salim masih menjadi tempat beribadah ternyata bertahun-tahun dan berhari-hari. Magrib ini aku menunaikan sholat di sini, suasana adem dan segar, halaman masjid rapi, air wudhu bersih. Semuanya melengkapi kebutuhan beribadah untuk umat muslim yang hadir di sini. Selesai shalat sholat magrib aku kembali pulang ke rumah.
Demikianlah tulisan yang dapat saya bagikan untuk cerita hari ini. Terimakasih..
Salam @cymolan



Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Congratulations! This post has been voted through steemcurator08 We support quality posts, good comments anywhere and any tags.