Makna Ibadah Qurban Bagi Umat Muslim
Alhamdulillah umat Muslim seluruh penjuru dunia tanpa kecuali secara serentak menyambut Hari Idul Adha 1447 Hijriah pada hari Rabu (27 Mei 2026). Hari Raya Idul Adha merupakan hari raya besar dalam agama Islam yang jatuh pada setiap tanggal 10 Zulhijah. Hari raya yang disebut juga sebagai Hari Raya Qurban atau Lebaran Haji, karena umat Islam memperingati peristiwa qurban dan juga menandai puncak ibadah haji di tanah suci Mekkah.
Perayaan ini memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya Ismail AS atas perintah Allah SWT. Sebelum pengorbanan terhadap Nabi Ismail terjadi, Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba atau kibas. Momen ini menjadi simbol tertinggi kepasrahan, keimanan, dan pengorbanan serta keikhlasan seorang hamba kepada pencipta-Nya. Nabi Ibrahim As dengan ikhlas merelakan mengorbankan putra satu-satunya demi perintah Allah.
Umat Islam yang mampu dari segi harta sangat dianjurkan untuk menyembelih hewan qurban, dapat berupa kambing, sapi, atau domba. Daging qurban tersebut kemudian dibagikan kepada yang membutuhkan. Momen ini bertepatan dengan pelaksanaan wukuf di Padang Arafah, yang merupakan rukun kelima dalam ajaran Islam. Hari raya Idul Adha merupakan puncak ibadah haji, dimana jutaan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Mekkah untuk melakukan rangkaian ibadah yang menjadi rukun Islam kelima ini.
Bagi umat Muslim yang belum mampu mengerjakan ibadah haji, maka berqurban menjadi salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT saat hari raya Idul Adha. Berqurban menjadi amalan utama Idul Adha dengan cara melakukan penyembelihan hewan qurban tersebut. Dalam pelaksanaan qurban setiap hamba bukan daging atau darah namun keikhlasan yang akan mendapat pahala berlimpah dari Sang Pencipta. Hewan qurban tersebut yang kelak akan menjadi kenderaan umat Islam di Yaumil Akhir.
Salam,
@fadlymatch


