The Diary Game - Sabtu, 27 Desember 2025: Perjalanan Melelahkan Untuk Pulang ke Matang
Halo selamat pagi menjelang siang dan salam bahagia untuk steemian semua. Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semua masih dalam keadaan sehat wal'afiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT agar dapat menjalankan segala aktivitas dengan baik. Alhamdulillah saya kembali hadir membagikan kegiatan harian pada hari yang berbahagia ini.
Saat suara adzan yang terdengar dengan merdu dari toa mesjid Babul Huda Panggoi pertanda subuh tiba, saya terbangun dari tidur pagi ini. Cuaca mendung dan hujan yang turun tadi malam membuat suasana pagi begitu sejuk dan dingin. Segera saya bangkit dari tempat dan langkah kaki menuju kamar mandi. Air dalam kamar mandi yang begitu dingin pasca hujan membuat kita menggigil. Namun saya tetap mengguyur seluruh tubuh untuk membersihkan diri sekalian mengambil air wudhu. Mandi pagi sebelum subuh dengan air dingin memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.
Selain dapat meningkatkan sirkulasi darah, mandi sebelum subuh membuat lebih fokus, hingga menyehatkan kulit. Juga mengoptimalkan metabolisme, meningkatkan daya tahan tubuh karena paparan air dingin yang menstimulasi sistem imun, serta membantu mengurangi stres dan nyeri otot ringan. Saat mandi subuh kita dapat memanfaatkan udara fajar yang kaya ozon untuk kesehatan saraf dan otak. Ternyata mandi pagi dengan air dingin sebelum subuh tidak sesederhana yang kita bayangkan sahabat steemit. Keluar kamar mandi aku minum segelas air putih yang juga tidak kalah bermanfaat untuk tubuh.
Sejenak saya melaksanakan shalat sunat fajar dua rakaat terlebih dahulu di rumah. Hingga saat terdengar kumandang iqamah saya beranjak keluar menuju mesjid untuk menunaikan shalat subuh berjamaah. Ba'da shalat saya manfaatkan waktu sejenak dengan iktiqaf di mesjid bersama para jamaah subuh lainnya. Beberapa menit kemudian saya beranjak keluar halaman mesjid dan pulang ke rumah sambil berolah raga ringan dengan berjalan kaki menyusuri jalan lintas sumatera depan komplek perumahan tempat tinggal. Setelah berjalan kaki beberapa menit aku pulang ke rumah dan beristirahat sambil rebahan kembali bersama dek Raffa yang masih terlelap.
Sambil menunggu ananda terbangun, saya mengerjakan berbagai pekerjaan rutin di rumah. Tidak boleh ketinggalan saya sarapan pagi walaupun hanya dengan menu sederhana karena sangat bermanfaat sebelum melakukan berbagai aktivitas. Menjelang siang bersama dek Raffa dan umminya kami pulang ke kampung di Matang Glumpang Dua. Kami menghadiri dan doa bersama tiga puluh hari meninggalnya kakak tercinta. Perjalanan yang harus kami tempuh benar-benar menantang karena harus melewati jalan kampung hingga memerlukan waktu hampir lima jam. Pukul 9 malam usai berdoa bersama kami melanjutkan perjalanan pulang ke Lhokseumawe. Alhamdulillah kami hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam saja hingga tiba dengan selamat di rumah.
Demikian rangkaian kegiatan saya pada akhir pekan yang berbahagia ini dan terima kasih selalu atas dukungan semua sahabat steemit di mana saja berada.
Salam,
@fadlymatch





Congratulations @fadlymatch! Your post was upvoted by @supportive. Accounts that delegate enjoy 10x votes and 10–11% APR.