9 Agustus 2026: Panen Tomat di Atas Tanah Bekas Banjir 26 November 2025

in Steem SEA • 21 days ago (edited)

Desa Kubu Peusangan Siblah Krung, Bireun, Aceh

Matahari baru saja merayap naik setinggi galah pagi itu, Minggu 9 Agustus 2026. Namun di ladang pinggir desa, wajah-wajah petani sudah bersinar lebih terang dari sinar mentari itu. Di hadapan mereka, tanaman tomat merambat rapi, buah-buahnya menggantung lebat—ada yang masih hijau kekuningan, sebagian lagi merah merona seolah menyala, menandakan sudah siap dipetik.

Siapa yang menyangka, tanah yang kini menampakkan kesuburan luar biasa ini, hanya sembilan bulan silam masih terendam air keruh banjir besar tanggal 26 November 2025. Saat itu, air meluap meluap dari aliran sungai terdekat, merendam seluruh hamparan ladang dan sawah merusak padi dan tanaman yang sudah dirawat berbulan-bulan, dan menyisakan lapisan lumpur tebal serta rasa cemas yang mendalam di hati warga. Banyak yang mengira tanah ini tak akan bisa ditanami lagi dalam waktu dekat. lumpur sisa banjir membuat permukaannya keras, gersang, seolah kehilangan nyawanya.

Namun semangat warga Kubu Peusangan tak pernah surut. Mereka membersihkan sisa sampah dan rerumputan liar, mengaduk tanah agar kembali gembur, lalu mencampurnya dengan pupuk alami dari kotoran ternak dan sisa tanaman. Dengan harapan yang tak putus, mereka memilih menanam tomat—tanaman, kacang-kacangan yang mereka yakini kuat, asalkan dirawat dengan sabar dan kasih sayang.

Hari ini, kesabaran itu berbuah manis. Keranjang-keranjang anyaman bambu perlahan penuh. Tawa terdengar bersahutan, berbaur dengan cerita tentang masa sulit yang sudah lewat. "Lihatlah, tanah yang pernah dirusak air, kini memberi kita rezeki berlimpah," ujar Pak Wan, pakwa saya sambil memegang sebongkah tomat besar berwarna merah cerah. Bagi warga desa ini, panen hari ini bukan sekadar hasil tanam semata ia adalah bukti bahwa alam Aceh selalu memberi jalan bagi mereka yang mau berusaha, dan bahwa harapan tak pernah runtuh meski diterpa badai sekalipun.

Angin sepoi-sepoi berhembus lembut menyapa dedaunan, seolah turut merayakan kemenangan kecil ini: kemenangan kerja keras, persaudaraan, dan keyakinan bahwa kehidupan akan terus tumbuh kembali, di tanah yang sama tempat kita pernah berduka.

Posted using SteemMobile

Sort:  
 21 days ago 

Hi @fajarrizki 👋

Thank you for sharing such a great and interesting story about harvesting tomatoes on land that was once affected by flooding.

What’s good:
I like how you structured the story; you presented it in an engaging way with a clear narrative flow.

What needs improvement:
There are a few paragraphs that are quite long, and most of the photos you shared don’t have captions explaining what’s in the photo or the moment captured. Use sentence formatting to make the text look nicer, with left and right alignment.

How to fix it:
My only suggestion is to try breaking up the long paragraphs into several shorter sections and add captions to each photo. To center the text, simply use the Markdown code below at the very top of your post:

Screenshot 2026-09-06 162423.png

Steem Improvers — Steemcurator03

Curated by @walictd

#s34improvement

 21 days ago 

Luar biasa Tgk Fajar👍