5 Juli 2026 : Satu Jam Perjalanan, Berjuta Memori Perantauan.
Ada undangan yang tidak sekadar berisi nama dan alamat, tetapi juga membawa tumpukan memori lama. Hari ini, saya menempuh perjalanan menuju Geurugok, salah satu kecamatan di Kabupaten Bireuen. Saya hadir bukan hanya untuk memenuhi undangan pernikahan seorang saudara dekat, melainkan juga berdiri mewakili keluarga besar yang berhalangan hadir.
Pria yang hari ini bersanding di pelaminan adalah sosok yang sangat berarti dalam perjalanan hidup saya. Beliau adalah abang saya saat sama-sama merantau dan menempuh kuliah di Jogja tahun 2022 silam. Masih segar di ingatan bagaimana pertama kali saya menginjakkan kaki di tanah rantau, beliau lah yang mendampingi. Kami tinggal di asrama yang sama, dan dari beliaulah saya belajar banyak hal baik. Arah bimbingan dan bantuan tulusnya membentuk saya yang sekarang. Saya biasa menyapa beliau dengan panggilan takzim: Bang Saheb. Jadi, melihat beliau bahagia di hari pernikahannya adalah sebuah kewajiban bagi saya.
Sekitar pukul 10 pagi, saya mulai memacu sepeda motor dari Kota Lhokseumawe. Perjalanan sengaja saya bawa santai, menikmati semilir angin tanpa harus terburu-buru. Setelah satu jam berkendara, roda motor saya akhirnya menyentuh aspal Geurugok. Tempat pertama yang saya tuju adalah Masjid Geurugok. Di sana, saya menyempatkan diri untuk bersih-bersih, membasuh sisa debu perjalanan, dan menunaikan dua rakaat salat Dhuha untuk menenangkan hati.
Sebenarnya, sebelum tiba, saya sudah berkomunikasi dengan Bang Iqbal, sahabat karib saya sejak zaman Jogja dulu, yang ternyata juga menghadiri acara yang sama. Karena posisi saya sudah lebih dekat, saya memutuskan untuk merapat ke lokasi acara terlebih dahulu sementara beliau menyusul.
Begitu sampai di tempat acara, kehangatan langsung menyambut. Saya melangkah masuk, menyalami satu per satu abang-abang dari Bang Saheb, serta kedua orang tuanya yang tampak begitu bahagia. Saat saya melangkah menuju meja prasmanan, pandangan saya tertuju pada sebuah momen yang begitu hangat: Bang Saheb sedang menyuapi istrinya dengan penuh kasih sayang. Potret kebahagiaan yang sederhana, namun berhasil menularkan rasa bahagia yang luar biasa ke dalam dada saya yang melihatnya.
Sembari saya menikmati makan siang, Bang Iqbal akhirnya tiba bersama seorang teman lama yang juga saya kenal baik. Pertemuan ini seketika mengubah suasana menjadi reuni kecil. Kami bertiga duduk bersama, menikmati hidangan sambil bertukar cerita hangat. Setelah sekitar satu jam lebih menghabiskan waktu di lokasi acara, kami memutuskan untuk pamit. Tentu saja, momen berharga ini ditutup dengan foto bersama kedua mempelai di atas pelaminan sebagai kenang-kenangan.

Bersua Foto Bersama Yang Berbahagia
Keluar dari tempat acara, saya dan Bang Iqbal melipir kembali ke Masjid Geurugok untuk menunaikan ibadah salat Zuhur. Usai salat, rasanya masih terlalu cepat untuk langsung berpisah. Kami pun memutuskan untuk singgah di sebuah tempat nongkrong yang tidak jauh dari masjid.
Di sanalah, waktu seolah berputar lambat. Sambil merilekskan badan yang lelah setelah berkendara, kami hanyut dalam obrolan panjang yang penuh canda dan tawa. Kami saling berbagi kisah tentang bagaimana perjalanan hidup masing-masing membawa kami hingga ke titik hari ini. Dari obrolan ringan hingga nostalgia masa-masa di Jogja, semuanya tumpah ruah. Tidak terasa, hampir tiga jam kami menghabiskan waktu di sana hingga azan Asar berkumandang.

Potret Seporsi Kelapa Muda Dingin Pendamping Obrolan Kami
Sore itu, kami akhirnya benar-benar pamit untuk pulang ke kediaman masing-masing. Bang Iqbal bergerak menuju Bireuen, dan saya memacu motor kembali ke Lhokseumawe dengan hati yang penuh. Hari yang melelahkan, namun sangat merawat kewarasan dan memperpanjang tali silaturahmi.
Sekian cerita diary saya hari ini, terima kasih banyak sudah membaca sampai selesai.
See you in the next post!


Thanks, I highly appreciate all your support.
Community members who delegate Steem Power (SP) to @supportive may receive one daily vote worth approximately 15x their delegated SP.
I highly appreciate all your support
Thank you for sharing on steem! I'm witness fuli, and I've given you a free upvote. If you'd like to support me, please consider voting at https://steemitwallet.com/~witnesses 🌟
Thank for your support
Curated by: @kouba01
Thanks, I highly appreciate all your support.