Thediarygame, Minggu, 16 November 2025 | Bermain bola Minisoccer bersama Tim Preman FC di Tanjungpinang
Hello rekan-rekanku steemian sekalian. Semoga sehat dan ceria selalu. Aku hadir lagi dengan kisah menarik. Ayo, jangan lupa mampir dan dibaca ya kawan. Ok, begini kisah dibuka;
Aku mempunyai hobi bermain sepak bola. Sejak dini dan memasuki usia senja masih bermain bola. Biasanya main dilapangan besar. Sekali waktu bermain sepak bola Minisoccer. Nah, kali ini ada undangan dari teman-teman yang tergabung dalam tim Preman FC untuk bermain bola Minisoccer. Wah, Aku tertarik juga. Sudah lama tak bermain di lapangan Minisoccer. Aku pun mengisi list untuk ikut bermain. Walau pun sebagian besar pemain adalah anak muda, Aku tak kalah semangat.
Jadwal bermainnya pada hari Minggu, 16 Nopember 2025. Tepatnya pukul 16.00 WIB. Informasinya lapangan yang akan dipergunakan adalah lapangan baru. Selama ini main di Lapangan Minisoccer Mabruk Pratama, sekitar daerah Ganet, yang lokasinya menuju arah bandara Raja Haji Fisabillah. Lapangan baru bernama Am Mini Soccer jl. Satria Ganet Kota Tanjungpinang.
Masjid Miftah Falah
Hari itu, Minggu, cuaca dilangit agak mendung. Hujan seakan tak lama lagi akan membasuh kota Tanjungpinang. Aku keluar dari rumah pukul 14.00 WIB. Jarak rumahku kelokasi agak jauh. Jika melalui waktu sekitar lima belas menit. Maka prinsipku lebih baik berangkat awal waktu. Toh, nantinya salat ashar terlebih dahulu di masjid terdekat. Ya, salah satu masjid dekat lokasi lapangan. Aku agak ragu-ragu sebenarnya untuk ikut bermain. Wajar, karena jika dilihat kelangit, awan hitam mulai berkumpul. Namun, Aku kuatkan niat berangkat. Ditengah jalan, hujan rintik-rintik mulai turun. Aku putuskan berhenti sejenak untuk mampir di kedai kopi. Aku memesan kopi manis panas. Kopi O, namanya. Pakai gelas kaca kecil dan comel. Tak lama Aku menyeruput kopi karena hujan mulai berhenti. Aku segera berangkat dan tancap gas menuju masjid. Berhenti di Masjid Miftah Falah untuk menunaikan salat ashar. Jangan karena main bola tidak salat ashar. Wah, apa kata dunia. Kita harus fisik sehat dan ruhani juga mantap.
Menanti kelengkapan pemain
Fasilitas lapangan AM Minisoccer
Sekitar pukul 15.50 WIB Aku sudah tiba dilokasi. Teman-teman satu, dua dan seterusnya berdatangan. Aku takjub melihat tiga lapangan Minisoccer baru dan masih wangi baunya. Pantesan masih harum bau rumput sintesisnya. Ternyata peresmian lapangan baru ini tanggal 16 Oktober 2025. Lapangan parkirnya sangat luas. Ada juga tempat makan dan minum serta toilet. Area lapangan cukup luas. Prospek usaha yang bagus dan menghasilkan fulus.
Biaya sewa lapangan AM Minisoccer
Aku sudah berada ditribun dan sambil mempersiapkan perlengkapan sepak bola. Sesaat rehat bersama teman-teman muda sambil menunggu beberapa rekan lainnya tiba. Setelah agak ramai maka turun kelapangan Minisoccer.
Perasaan riang gembira saat menginjak rumput sintesis lapangan. Hijaunya sangat jelas. Masih empuk. Khan baru pastilah nyaman. Namun ada yang kurang nyaman dan merusak semangat bermain adalah bola dari pihak pengelola kurang mendapatkan perhatian. Tak sesuai dengan kualitas lapangan, bolanya agak lembek dan ada beberapa kulit bolanya hampir terlepas. Bolanya hanya satu diberikan. Sewa lapangan perjam agak tinggi sekitar Rp 450.000,- rupiah. Tiga lapangan penuh disewa orang. Nah, untuk biaya perjam dan member dapat kita lihat pada banner yang tersedia.
Suasana permainan sepak bola
Permainan dimulai. Ada yang memakai baju rompi dan baju kostum club Preman FC. Warna warni dilapangan. Penuh semangat bermain. Dalam sepakbola terbina juga semangat membangun silaturahmi dan keakraban. Aku bermain dengan anak-anak muda, pastilah nafasnya tinggal separuh. Beban perut yang dibawa dan usia telah senja mempengaruhi kelincahan pergerakan. Operan pendek dan bermain satu serta dua kali sentuhan membuat Aku mampu mengikuti ritme pemain anak-anak muda. Usia boleh tua. Semangat masih membara. Kalau kejar bola, hanya lari-lari kecil sambil menganggu musuh mengiring bola. Permaian bertambah seru dan lelah bercampur bahagia tatkala ada pemain yang adegannya lucu merebut dan mengoper bola. Aku mampu bermain layaknya para pemain ternama, masih ada sisa-sisa lama dalam mengiring dan mengecoh lawan. Oh iya, terdapat juga penghibur yang membuat kita tertawa terpingkal-pingkal. Seru deh. Permainan ini silih berganti pemain. Bagi tim yang kalah harus keluar diganti tim baru. Bermain sekitar sepuluh menit. Semua kebagian bermain. Sama rasa dan bahagia. Inilah bagian dari salah satu yang baik dibangun dikalangan anak muda.
Foto bersama dan memberikan arahan
Sewa lapangan satu jam mendekati titik akhir. Sekitar pukul 17.00 WIB pluit berbunyi dari pengawas lapangan. Artinya, waktu bermain selesai. Ada tim lain yang antri sewa lapangan. Namun sebelum keluar kami senua berkumpul didalam lapangan mengabadikan momen indah dan penuh keakraban. Semua senang tiada terkira.
Aku selaku yang paling tua dan sudah agak lama bergabung minta sedikit waktu untuk menyampaikan kesan selama bersilaturahmi dan bermain sepak bola. Pesan ini Aku sampaikan di tribun saat semua melepas lelah dan berkemas perlengkapan sepatu bola.
"Saya berterima kasih dapat berjumpa dan bersilaturahmi dengan adek-adek Preman FC. Mohon maaf jika selama bergaul dan bercanda terdapat kata dan tingkah laku yang kurang berkenan, membuat jiwa tersinggung. Semoga silaturahmi di lapangan bola terus berlanjut dan jangan tinggalkan salat," pesanku pada adek-adek Preman FC.
Ada pamit mendahului. Ada perasaan haru yang datang tanpa disengaja. Mungkin karena Aku berteman dengan adek-adek Preman (Pria Beriman) bertingkah laku baik dan ceria. Tim Preman FC ini tidak hanya mengolah fisik namun juga mengisi relung-relung nurani dengan ibadah salat, pengajian dan silaturahmi indah. Artinya, sehat lahir dan bathin.***
Salam keakraban dari @hoesniy








Curated By: @walictd