9 Kebenaran Metafisik, Coba Praktekkan
Ada 9 kebenaran metafisik yang sangat akurat. Jangan tanya kenapa, coba lakukan saja dulu selama beberapa waktu, dan rasakan sendiri manfa'atnya.
Pertama, jalan pintas terbesar dalam hidup adalah penampilan.
Keberuntungan seseorang berkaitan langsung dengan cara pencapaiannya.
Tutur kata yang baik memikat orang budiman, pakaian yang rapi menjauhkan orang licik.
Kita hidup dizaman dimana orang menilai hanya dalam 2 menit.

Citra dirimu harus selangkah di depan kemampuanmu, jika tidak bakatmu akan mudah diremehkan.
Kedua, segalanya harus ada batasnya. Jangan makan terlalu kenyang, jangan terlalu baik pada orang lain, jangan menolong berlebihan, dan jangan memberikan perasaan terlalu dalam.
Ketiga, segala sesuatu ada takdirnya, tak sepenuhnya bisa kita kendalikan.
Jangan pernah terpikir untuk mengubah orang lain.
Setiap orang punya jalannya masing-masing. Kamu tidak bisa mengubah, apalagi menggantikannya, termasuk kepad anak atau pasanganmu sendiri.
Ke empat, belajarlah membuka lembaran baru. Biarkan yang lalu berlalu. Setiap kali kamu mengungkit masa lalu, kamu sedang menyakiti dirimu sendiri sekali lagi.
Ke lima, perlahan tapi pasti. Tanda seseorang belum dewasa adalah bereaksi terlalu cepat terhadap segala hal, tenanglah sejenak sebelum bertindak.
Ingatlah, saat situasi tidak memihakmu, ketenangan adalah solusi tercepat . Jika tidak panik, maka keadaan tidak akan memburuk.
Ke enam, belajarlah mengatur frekuensi dirimu. Energi yang sama akan saling menarik.
Saat kamu bahagia, hal-hal baik akan datang. Jika ingin mengubah nasib, ubahlah frekuensi pikiranmu terlebih dulu.
Hidup punya dermaga dan perahunya masing-masing. Jika orang-orang mulai pergi dan suasana mendingin, maka hangatlah hatimu sendiri.
Kebaikan itu ada harganya. Siapa yang kamu kasihani secara berlebihan, seringkali nasib buruknya akan ikut membebanimu.
Ke tujuh, segala yang terjadi pasti membawa manfa'at bagiku. Beberapa hal yang gagal terjadi mungkin adalah cara semesta melindungimu.
Mati lampu, mobil rusak, kereta terlambat, atau dia memutusimu, jangan mengeluh atau marah.
Ingatlah, apa yang kudapatkan adalah keberuntungan yang ku syukuri, apa yang hilang adalah takdir yang harus kurelakan.
Ke delapan, milikilah mentalitas yang baik. Orang bisa sakit karena amarah, sebagaimana bunga mati karena disiram berlebihan.
Penyakit berat seringkali bermula dari emosi. Suasana hati yang buruk dalam waktu lama bisa memicu penyakit serius.
Merawat kesehatan berarti merawat mentalitas. Saat hati senang, segalanya akan membaik.
Ke sembilan, hindari ucapan yang membawa sial. Lebih baik diam, atau bicaralah yang baik-baik saja.
Perbanyaklah kata-kata positif, kurangi mengeluh, dan jangan menyumpahi diri sendiri. Agar ucapan burukmu tidak menjadi kenyataan.
Algoritma membawamu kesini bukan tanpa alasan. Karena sudah menonton sampai sini, tuliskan do'a "semoga aku beruntung.
Semoga hari-harimu ke depan lancar tanpa hambatan, dan semua keinginanmu terwujud.
Salam kompak selalu.
By @midiagam

Curated by @mamun123456
Thanks you.