Alat Peringatan dan Investigasi tampilkan peringatan prioritas yang dapat ditindaklanjuti atas transaksi mencurigakan serta sediakan antarmuka seperti Visualisasi Alur Transaksi bagi tim kepatuhan untuk tinjau, nilai risiko, dan tentukan tindakan akhir
Alat Peringatan dan Investigasi bertindak sebagai antarmuka utama sistem analisis, menghubungkan proses deteksi otomatis seperti TME dan Analisis Jaringan dengan tindakan kepatuhan yang digerakkan oleh manusia. Alat ini berfungsi sebagai jembatan operasional yang mengubah wawasan yang dihasilkan sistem menjadi keputusan yang dapat ditindaklanjuti oleh petugas kepatuhan.
Fungsi inti pertama dari alat ini adalah menghasilkan peringatan yang dapat ditindaklanjuti. Peran utamanya adalah mengonversi skor risiko mentah dan peristiwa yang ditandai menjadi tugas kepatuhan yang diprioritaskan. Ketika sebuah transaksi mencapai atau melampaui ambang batas risiko yang telah ditentukan sebelumnya oleh modul Heuristik dan Penilaian, atau ketika Modul Analisis Jaringan mengidentifikasi tautan yang terkonfirmasi ke entitas yang dikenai sanksi, sistem secara otomatis menghasilkan peringatan terperinci. Setiap peringatan diberi tingkat keparahan—Kritis, Tinggi, Sedang, atau Rendah—berdasarkan skor risiko dan jenis kecocokan. Misalnya, kecocokan alamat OFAC langsung selalu dikategorikan sebagai Kritis, memastikan bahwa kasus yang paling mendesak ditangani terlebih dahulu.
Setiap peringatan diperlakukan sebagai berkas kasus lengkap yang berisi semua data yang diperlukan untuk investigasi. Ini mencakup hash, tanggal, dan jumlah transaksi, aturan atau modul spesifik yang memicu peringatan (seperti "TME: Kecocokan Daftar Sanksi"), skor risiko yang dihitung, dan entitas atau klaster alamat yang teridentifikasi dari Modul Analisis Jaringan.
Komponen utama kedua berfokus pada alat penyelidik yang memungkinkan tim kepatuhan meninjau bukti secara efisien, menilai risiko, dan membuat keputusan akhir untuk memblokir atau menghapus transaksi. Salah satu fitur terpenting adalah Visualisasi Alur Transaksi (Analisis Tautan). Alat ini mengubah keluaran modul Analisis Tautan menjadi grafik interaktif dan mudah dinavigasi yang memungkinkan penyelidik menjelajahi jaringan transaksi di sekitar alamat yang ditandai. Mereka dapat melihat koneksi langsung maupun tidak langsung, dengan node utama seperti bursa, mixer, atau entitas yang dikenai sanksi disorot secara visual dan diberi kode warna. Visualisasi ini membantu penyelidik dengan cepat menentukan kompleksitas upaya penghindaran dan kedekatan transaksi dengan sumber yang dikenai sanksi.
Fitur penting lainnya adalah Antarmuka Manajemen Kasus, yang menyediakan dasbor terpusat untuk mengelola peringatan. Di sini, petugas kepatuhan dapat memfilter dan mengurutkan peringatan, menugaskan kasus ke investigator tertentu, menambahkan catatan atau riset eksternal, dan memperbarui status transaksi seperti Dalam Peninjauan, Dikonfirmasi Pemblokiran, atau Dihapus.
Investigator juga memiliki akses ke fungsi Pencarian Entitas dan Penelusuran, yang memungkinkan mereka mengeklik alamat atau klaster mana pun dalam visualisasi untuk langsung melihat riwayat transaksi lengkapnya, faktor risiko terkait, dan identitas yang telah diselesaikan jika diidentifikasi oleh modul Resolusi Entitas.
Singkatnya, Alat Peringatan dan Investigasi berfungsi sebagai pusat kendali sistem, memungkinkan transisi yang mulus dan akurat dari deteksi otomatis ke tindakan kepatuhan yang tegas.
Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?
- Follow akun Mpu.
- Upvote dan resteem postingan Mpu.
- Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
- Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.






Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.