Fase Keamanan dan Pemeliharaan tekankan penerapan keamanan siber ketat seperti enkripsi dan audit eksternal, skalabilitas tangguh untuk tangani peningkatan transaksi, serta pemantauan berkelanjutan agar sistem adaptif terhadap ancaman/regulasi baru
Tahap Keamanan dan Pemeliharaan merupakan lapisan terakhir dan berkelanjutan dari proyek ini, yang didedikasikan untuk memastikan stabilitas dan perlindungan jangka panjang sistem antikorupsi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa sistem tidak hanya diluncurkan dalam kondisi aman dan andal, tetapi juga tetap aman, efisien, dan mutakhir dalam menanggapi ancaman yang terus berkembang.
Area fokus pertama adalah Langkah-Langkah Keamanan Siber. Meskipun teknologi blockchain secara alami aman melalui sifat kriptografi dan desentralisasinya, ekosistem yang lebih luas—termasuk titik masuk dan sistem terintegrasinya—tetap rentan. Oleh karena itu, mekanisme pertahanan yang kuat sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik. Firewall canggih, autentikasi multi-faktor (MFA) untuk titik akses penting pemerintah, dan enkripsi yang kuat untuk semua data—terutama informasi KYC (Kenali Pelanggan Anda) sensitif yang disimpan di luar jaringan atau di saluran pribadi—harus diterapkan.
Mencegah peretasan dan pelanggaran data memerlukan pemusatan upaya perlindungan pada komponen yang paling rentan, seperti API yang menghubungkan basis data pemerintah lama ke blockchain dan antarmuka pengguna (dApps) tempat pejabat dan warga berinteraksi. Audit keamanan pihak ketiga yang independen harus dilakukan secara berkala. Selain itu, setiap kontrak pintar harus menjalani audit keamanan oleh pakar eksternal yang berkualifikasi sebelum penerapan untuk menghilangkan celah keamanan, kesalahan pengkodean, atau potensi vektor serangan yang dapat memungkinkan eksploitasi atau manipulasi.
Area fokus kedua adalah Perencanaan Skalabilitas. Seiring dengan meluasnya adopsi di berbagai sektor pemerintahan, volume transaksi pasti akan meningkat. Untuk menjaga kinerja sistem, infrastruktur harus dipersiapkan untuk pertumbuhan ini. Platform blockchain yang dipilih, seperti rantai konsorsium, harus memiliki peta jalan penskalaan yang terdefinisi dengan baik yang dapat mencakup penggunaan solusi Layer 2 untuk transaksi yang lebih cepat atau peningkatan validasi node untuk memastikan throughput yang konsisten.
Pemeliharaan kinerja sama pentingnya. Kecepatan transaksi yang lambat dapat membuat pengguna di pemerintahan frustrasi, berpotensi mendorong mereka kembali ke proses tradisional yang rawan korupsi. Pengujian beban berkelanjutan harus dilakukan untuk mensimulasikan penggunaan yang intensif di masa mendatang dan mengidentifikasi hambatan kinerja. Lebih lanjut, strategi pengarsipan data yang kuat diperlukan untuk mengelola volume data yang tidak dapat diubah yang terus meningkat. Meskipun buku besar blockchain bersifat permanen, mekanisme pengambilan yang efisien diperlukan untuk memastikan akses cepat ke catatan terbaru sekaligus mengarsipkan catatan lama secara bertanggung jawab.
Area fokus ketiga adalah Pemantauan Berkelanjutan. Karena teknologi, hukum, dan metode korupsi terus berkembang seiring waktu, sistem juga harus berkembang agar tetap efektif. Tim pemantau khusus harus terus memantau jaringan untuk aktivitas abnormal, penurunan kinerja, dan eksploitasi Zero-Day baru yang dapat mengancam blockchain atau kontrak pintar.
Pembaruan dan peningkatan berkala juga penting. Karena modifikasi blockchain biasanya memerlukan konsensus, mekanisme tata kelola yang terdefinisi dengan baik harus tersedia untuk mengusulkan, memberikan suara, dan menerapkan patch penting, perbaikan kode, atau fitur baru seperti logika validasi yang disempurnakan. Selain itu, sistem harus beradaptasi dengan perubahan kerangka hukum dan peraturan. Seiring dengan perkembangan undang-undang Indonesia atau standar anti pencucian uang internasional, baik kontrak pintar maupun mekanisme peraturan harus diperbarui agar tetap sepenuhnya patuh dan efektif.
Dengan mengelola fase Keamanan dan Pemeliharaan ini secara efektif, sistem antikorupsi berbasis blockchain dapat berkembang dari inisiatif sementara menjadi fondasi yang tahan lama dan mudah beradaptasi untuk pemerintahan yang transparan di Indonesia.
Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?
- Follow akun Mpu.
- Upvote dan resteem postingan Mpu.
- Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
- Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.






Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.