Menentukan Cakupan dan Peserta cakup pemilihan hal berisiko tinggi yang akan dilacak, identifikasi seluruh entitas dari produsen hingga regulator, serta penetapan model tata kelola berlapis dengan kontrol akses untuk jamin akuntabilitassteemCreated with Sketch.

in Steem SEA2 months ago

1000063688.png

Posting terkait adalah uraian langkah-langkah implementasi rantai pasok berbasis blockchain untuk memerangi korupsi yang sangat baik.

Mendefinisikan cakupan dan partisipan merupakan langkah mendasar yang menentukan desain sistem dan keberhasilannya secara keseluruhan. Fase ini menetapkan batasan jaringan blockchain, mengidentifikasi siapa yang akan terlibat, dan menetapkan aturan main.

Tugas pertama adalah mengidentifikasi produk atau material spesifik yang akan dilacak. Tujuannya adalah memilih area berdampak tinggi dan berisiko tinggi di mana korupsi sering terjadi dan transparansi sangat dibutuhkan. Dalam konteks pemerintahan, hal ini sering kali melibatkan barang-barang yang terkait dengan pengadaan publik, sumber daya alam seperti mineral dan kayu, subsidi pertanian, atau farmasi dan perlengkapan medis. Misalnya, di Indonesia, pelacakan material konstruksi yang didanai pemerintah dapat mencegah faktur yang membengkak atau pasokan di bawah standar, sementara pelacakan bahan baku memastikan sumber yang legal dan kepatuhan pajak.

1000063680.png

Penting juga untuk menentukan tingkat detail pelacakan—apakah akan melibatkan seluruh pengiriman, batch, atau item individual. Untuk farmasi, pelacakan setiap paket serial menawarkan akuntabilitas tertinggi. Selanjutnya, poin data kunci harus ditentukan untuk mengonfirmasi legitimasi dan perjalanan etis setiap produk. Ini dapat mencakup asal atau sumber, sertifikasi yang memverifikasi kepatuhan etika atau hukum, hasil inspeksi kualitas, dan catatan serah terima logistik dengan waktu, tanggal, dan lokasi.

Langkah kedua adalah menentukan semua peserta dalam rantai pasokan. Setiap entitas yang menangani produk harus diidentifikasi, karena mereka akan menjadi node di blockchain. Hal ini penting untuk menjaga integritas rantai pasok. Penangan langsung meliputi produsen atau produsen, penyedia logistik dan transportasi, inspektur atau pemberi sertifikasi, distributor atau gudang, dan penerima akhir seperti instansi pemerintah, rumah sakit, atau sekolah.

Badan regulasi dan pengawasan, meskipun tidak menangani barang secara langsung, memerlukan akses baca-saja untuk mengaudit dan menegakkan kepatuhan. Di Indonesia, entitas tersebut dapat mencakup Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan kementerian terkait seperti Perdagangan atau Keuangan. Penting juga untuk memetakan tanggung jawab setiap peserta guna memastikan akuntabilitas keakuratan data—misalnya, produsen memasukkan tanggal produksi sementara petugas bea cukai memverifikasi dan memasukkan izin impor.

Langkah ketiga adalah mendefinisikan model tata kelola untuk pengambilan keputusan dan kontrol akses. Kerangka kerja tata kelola yang kuat sangat penting bagi blockchain berizin yang dirancang untuk melawan korupsi, karena mencegah entitas tunggal mendominasi kendali.

Konsorsium pengatur harus dibentuk, yang terdiri dari perwakilan peserta kunci, badan pengawas, dan pakar teknis independen. Kelompok ini akan membuat keputusan tentang perubahan sistem, memastikan tidak ada peserta yang dapat mengubah aturan secara sepihak. Aturan onboarding dan offboarding yang jelas harus ditetapkan untuk mengelola penyertaan peserta baru dan penghapusan peserta yang tidak patuh.

1000063684.png

1000063685.png
1000063686.png
1000063686.png

Kontrol akses berjenjang juga diperlukan. Beberapa pengguna mungkin hanya memiliki akses baca, seperti auditor dan regulator, sementara yang lain—seperti produsen—dapat menulis atau mengirimkan data. Hanya konsorsium pengatur yang seharusnya memiliki wewenang untuk memperbarui kontrak pintar atau mengubah aturan sistem.

Terakhir, mekanisme penyelesaian sengketa harus didefinisikan, termasuk proses otomatis dalam kontrak pintar dan prosedur banding manual yang dikelola oleh konsorsium. Mekanisme ini menangani ketidaksesuaian, seperti ketidaksesuaian kuantitas pengiriman antara pengirim dan penerima.

Landasan terperinci ini memastikan bahwa sistem blockchain relevan, inklusif, dan didukung oleh dukungan kelembagaan. Landasan semacam itu mendorong transparansi, akuntabilitas, dan praktik etis di seluruh rantai pasok pemerintah Indonesia.

Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?

  • Follow akun Mpu.
  • Upvote dan resteem postingan Mpu.
  • Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
  • Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.

Posting terkait: https://steemit.com/steem-sea/@mpu.gandring/dengan-menerapkan-teknologi-blockchain-dengan-langkah-langkah-spesifik-rantai-pasokan-yang-transparan-dan-etis-dapat-dibangun

Proyek Percontohan


Proyek percontohan sistem manajemen kontrak pemerintah desa Steem SEA yang memanfaatkan blockchain Steem untuk mencatat informasi kontrak penting secara permanen, dengan fokus pada integritas dan transparansi data


Proyek percontohan pengeluaran pemerintah di blockchain tentang “Pembelian bangku taman kota Steem SEA” menggunakan blockchain Steem

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.