Sidang sengketa ijazah Jokowi memicu keresahan rakyat karena blackout dokumen UGM membuat publik merasa dipersulit memperoleh transparansi hingga Majelis KIP menegur UGM dan meminta uji konsekuensi demi meredakan penderitaan akibat ketidakpastian
Sidang sengketa ijazah Jokowi kembali memanas ketika para pemohon mengungkap bahwa dokumen yang diberikan UGM hampir seluruhnya di-blackout, membuat publik—yang sudah lama menunggu kejelasan—kembali merasa dipinggirkan dalam hak memperoleh informasi.
Majelis KIP menegur keras UGM karena mengklaim dokumen itu “terbuka” padahal isinya disamarkan, sehingga rakyat semakin merasakan betapa sulitnya mendapatkan transparansi dari lembaga publik.
Untuk mencegah semakin besarnya keresahan masyarakat, Majelis memerintahkan UGM melakukan uji konsekuensi dengan melibatkan pihak luar agar publik tidak terus menanggung ketidakpastian dan dugaan penutupan informasi.
Lha piye tho, kok blackout? Iki ngrampas hak publik untuk mengetahui informasi, lan memicu kecurigaan penutupan data. 😔
Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?
- Follow akun Mpu.
- Upvote dan resteem postingan Mpu.
- Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
- Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.