Sistem ini menggunakan kontrak pintar modular untuk otomatisasi keputusan birokrasi, memadukan dompet SSI dan Bukti Tanpa Pengetahuan guna mengaitkan identitas terverifikasi dengan jejak audit tak berubah, menjamin transparansi dan privasi
Perancangan arsitektur sistem adalah tahap di mana tujuan abstrak seperti transparansi dan integritas diterjemahkan ke dalam kode yang tidak dapat diubah dan kerangka kerja kriptografi. Di Indonesia, arsitektur ini harus cukup tangguh untuk menangani volume transaksi yang tinggi sekaligus memastikan bahwa tidak ada rupiah yang disalahgunakan oleh perantara manusia.
Dasar dari arsitektur ini bertumpu pada dua komponen kunci: pengembangan kontrak pintar dan manajemen data.
Kontrak pintar berfungsi sebagai "mesin kepercayaan," menggantikan proses persetujuan manual—di mana korupsi sering terjadi—dengan logika kondisional yang otonom. Sistem yang aman dan fleksibel bergantung pada desain kontrak modular. Mesin Kelayakan mendefinisikan aturan untuk bantuan sosial, misalnya: jika pendapatan warga negara berada di bawah ambang batas dan mereka tinggal di wilayah sasaran, akses diberikan. Dengan menghubungkan ini ke data pemerintah yang terverifikasi, hanya individu yang memenuhi syarat yang dapat memicu sistem. Kontrak Escrow dan Distribusi menyimpan dana dalam "Brankas" daripada mengirimkannya ke kantor lokal. Setelah kelayakan dikonfirmasi, token secara otomatis dilepaskan ke dompet individu, menghilangkan perantara yang mungkin mengambil bagian administratif. Kontrak Tata Kelola memungkinkan pembaruan untuk membantu kriteria, seperti peningkatan manfaat selama keadaan darurat. Untuk mencegah penyalahgunaan, perubahan memerlukan persetujuan multi-tanda tangan dari beberapa pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, dan badan pengawas independen.
Manajemen data menyeimbangkan transparansi dengan privasi, tantangan signifikan di Indonesia karena kebutuhan untuk melindungi Nomor Identitas Nasional (KTP) sambil mempertahankan buku besar publik. Dompet Identitas Mandiri (SSI) memungkinkan penerima manfaat untuk menyimpan data mereka sendiri daripada masuk ke portal pemerintah. Pemerintah menerbitkan kredensial yang dapat diverifikasi ke dompet, dan warga negara dapat membuktikan kelayakan mereka menggunakan bukti kriptografi tanpa mengekspos identitas lengkap mereka di blockchain.
Tidak semua data disimpan di blockchain. Penyimpanan di blockchain hanya mencakup hash transaksi, stempel waktu, dan ID manfaat anonim, menciptakan jejak audit yang dapat diverifikasi dari pergerakan dana. Data pribadi seperti nama dan alamat disimpan di luar blockchain di cloud pemerintah yang aman atau IPFS, dengan blockchain hanya berisi hash atau penunjuk. Setiap upaya manipulasi data di luar blockchain akan segera terdeteksi karena hash pada blockchain tidak akan lagi cocok. Zero-Knowledge Proofs (ZKP) meningkatkan privasi dengan memungkinkan warga negara untuk membuktikan tempat tinggal atau kelayakan pendapatan tanpa mengungkapkan NIK atau gaji pasti mereka, sesuai dengan undang-undang privasi Indonesia sekaligus memastikan transparansi penuh distribusi dana.
Arsitektur sistem tingkat tinggi menghubungkan sistem eksternal, kontrak pintar blockchain, dan antarmuka warga negara. Dukcapil memverifikasi kelayakan, kas negara menyetorkan dana, dan dompet SSI memungkinkan warga negara untuk mengklaim bantuan. Kelayakan memicu pelepasan dana, yang dicatat pada buku besar yang tidak dapat diubah, memberikan jejak audit yang lengkap.
Arsitektur ini secara efektif menciptakan sistem "audit mandiri" untuk dana publik. Setiap upaya untuk menyalahgunakan uang akan membutuhkan perubahan kode di beberapa node, yang secara matematis hampir tidak mungkin. Akibatnya, birokrasi Indonesia berubah menjadi penyedia layanan yang ramping dan otomatis yang beroperasi dengan transparansi, integritas, dan efisiensi.
Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?
- Follow akun Mpu.
- Upvote dan resteem postingan Mpu.
- Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
- Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.






Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.