Untuk berhasil di Indonesia, Perencanaan dan Desain harus memprioritaskan sektor berisiko tinggi, memastikan arsitektur teknis patuh kedaulatan data, serta mengintegrasikan kerangka hukum agar kontrak pintar sah menurut hukum Indonesia

in Steem SEAlast month (edited)

Gemini_Generated_Image_cqjuvxcqjuvxcqju.png

Implementasi sistem pengadaan berbasis blockchain di Indonesia merupakan inisiatif berisiko tinggi yang harus melampaui teori abstrak dan mengatasi kondisi hukum dan teknis konkret di negara ini. Fase perencanaan dan desain adalah tahap paling krusial karena harus menyelaraskan prinsip blockchain bahwa "kode adalah hukum" dengan kerangka hukum pengadaan publik Indonesia yang telah ditetapkan.

1output.png

Dalam menentukan ruang lingkup, sistem harus fokus pada area dengan sejarah risiko dan dampak tinggi, khususnya sektor yang rentan terhadap mark-up dan pengaturan tender. Pengadaan infrastruktur, terutama konstruksi, adalah kategori terbesar di Indonesia dan menawarkan potensi signifikan untuk adopsi blockchain. Dengan melacak laporan kemajuan pekerjaan terhadap pembayaran dan menghubungkan kontrak pintar ke sensor IoT di lokasi konstruksi, pembayaran dapat dilepaskan secara otomatis hanya ketika tonggak fisik, seperti penyelesaian pondasi, diverifikasi, sehingga mencegah proyek fiktif. Area prioritas lainnya adalah pasokan medis yang dikelola melalui sistem E-Katalog. Memperluas sistem ini ke blockchain akan mencegah manipulasi harga dan memungkinkan ketertelusuran penuh di seluruh rantai pasokan, dari produsen farmasi hingga klinik kesehatan Puskesmas lokal, mengurangi risiko obat palsu masuk ke distribusi pemerintah.

Kerangka peraturan menghadirkan tantangan terbesar, khususnya dalam menetapkan validitas hukum. Mulai tahun 2025, Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2025 secara resmi mengakui blockchain sebagai teknologi yang sah untuk kegiatan bisnis berbasis risiko di Indonesia. Berdasarkan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), data yang disimpan di blockchain memenuhi syarat sebagai dokumentasi elektronik yang sah, dengan syarat tanda tangan digital yang digunakan telah disertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Selain itu, hukum Indonesia mensyaratkan kontrak harus mudah dibaca dan berdasarkan persetujuan bersama. Untuk memenuhi persyaratan ini, kontrak pintar harus disertai dengan dokumen hukum yang mudah dibaca dalam Bahasa Indonesia yang mencerminkan logika kode yang mendasarinya, sehingga memastikan keberlakuan di pengadilan atau selama investigasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Keterlibatan pemangku kepentingan sangat penting karena pengadaan publik di Indonesia merupakan proses yang dipantau secara ketat, bukan sekadar transaksi sederhana. Badan Pengadaan Publik Nasional harus mengambil alih platform sebagai regulator utama. Lembaga anti-korupsi dan audit, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Pemeriksa Keuangan, harus berpartisipasi tidak hanya sebagai pengamat tetapi juga sebagai node validator dalam jaringan, memungkinkan pengawasan secara real-time dan secara efektif mengubah audit menjadi layanan berkelanjutan daripada kegiatan tahunan. Keterlibatan Bank Indonesia juga sangat penting, terutama terkait dengan pengembangan rupiah digital, karena akan mendukung gerbang pembayaran yang dapat diprogram untuk penyelesaian yang lancar.

1output.png

1output.png
1output.png
1output.png

Dari perspektif teknis, blockchain konsorsium adalah arsitektur yang paling sesuai. Blockchain publik seperti Ethereum tidak kompatibel dengan persyaratan kedaulatan data Indonesia, yang mewajibkan data disimpan di dalam negeri, dan menimbulkan kekhawatiran privasi yang signifikan. Blockchain konsorsium hanya memungkinkan partisipasi oleh entitas pemerintah yang terverifikasi dan pemasok berlisensi, memastikan tata kelola yang tepat. Ini mendukung privasi melalui mekanisme seperti saluran, di mana informasi harga yang sensitif dibatasi untuk pembeli dan auditor sementara hash transaksi tetap terlihat untuk transparansi. Selain itu, karena tidak bergantung pada penambangan yang intensif energi, model ini dapat diskalakan secara efisien untuk menangani ribuan transaksi harian yang diproses oleh sistem pengadaan elektronik Indonesia tanpa konsumsi energi atau latensi yang berlebihan.

Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?

  • Follow akun Mpu.
  • Upvote dan resteem postingan Mpu.
  • Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
  • Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.

Posting terkait: https://steemit.com/steem-sea/@mpu.gandring/teknologi-blockchain-dapat-revolusi-pengadaan-pemerintah-dengan-ciptakan-sistem-anti-rusak-otomatis-dan-dapat-dilacak-untuk

Proyek Percontohan


Proyek percontohan sistem manajemen kontrak pemerintah desa Steem SEA yang memanfaatkan blockchain Steem untuk mencatat informasi kontrak penting secara permanen, dengan fokus pada integritas dan transparansi data


Proyek percontohan pengeluaran pemerintah di blockchain tentang “Pembelian bangku taman kota Steem SEA” menggunakan blockchain Steem

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.