The diary game jumat 19 Desember 2025 : perjalan pertama setelah banjir bandang yang melanda seluruh aceh
Hallo teman teman steemit semua,apa kabar ?
Semoga kita semua berada dalam lindungan Allah SWT dan di jauhkan dari segala musibah yang ada,dan yang sedang dalam musibah semoga segera di pulihkan keadaannya dan di mudahkan segala urusannya,amin ya rabbal alamiin.🤲
Hari ini merupakan hari pertama saya menulis postingan kembali setelah lebih kurang 2 bulan saya tidak menceritakan keseharian saya di sini,disebabkan beberapa hal dan ada beberapa kendala juga yang sulit untuk saya ceritakan,rasanya rindu bercampur sedih,rindu dengan keseharian saya yang selalu berbagi cerita dengan teman teman,dan juga sedih dengan keadaan yang menimpa kita semua yang berada di Aceh saat ini.
Alhamdulillahnya ini semua sudah berlalu,walaupun sangat banyak saudara kita yang berada di Aceh Tamiang dan langkahan yang kehilangan rumah nya,semoga semua yang sudah Allah ambil akan Allah gantikan lagi dengan yang lebih baik.
Suasana pagi di depan rumah saya.
Dan hari ini juga merupakan hari pertama saya keluar rumah dengan jarak yang jauh, sebenarnya rasa takut sangat besar,tapi di sebabkan 1 alasan saya harus melalui perjalanan ini dengan menyebrangi sungai karena jembatan nya yang rusak di sebab kan banjir.
Saya berangkat dari rumah pukul 07:30 bersama mak cik saya,dan kebetulan ada mobil mini bus yang lewat dari depan rumah saya, jadinya saya tidak perlu di antar ke jalan utama untuk menunggu angkutan umum,di perjalanan ini kami harus beberapa kali mengganti kendara karena jembatan kuta blang yang terputus.
Jembatan kuta blang ialah jembatan yang biasa saya lalui saat saya pulang ke kampung suami,yang merupakan tempat tinggal kami sebelum suami merantau ke malaysia, sampai di Kuta blang saya turun dari angkutan umum,lanjut berjalan kaki ke pinggir sungai untuk menyebrang menggunakan bot.
![]() | ![]() |
|---|
![]() | ![]() |
|---|
Suasana di pinggir sungai kuta blang.
Hari ini di tempat penyebrangan tidak lama mengantri,mungkin karena hari Jum'at,tapi kami sampai di sini pukul 09 : 45 menurut saya ini masih sangat jauh waktunya dengan sholat jumat,tapi para pekerja bot mengatakan bahwa hari Jumat memang tidak ramai orang yang akan menyebrang.
Setelah sampai ke seberang,banyak juga angkutan umum lainnya yang sudah mengantri untuk melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh,di sini saya ada sedikit masalah yang di lakukan oleh supir angkutan umum,dia menanyakan kemana tujuan saya,dan saya beritahu dan saya balik bertanya kepada supir angkutan umum tersebut,apakah masih lama kendaraan ini berangkat ? Dia menjawab,sekarang kita akan berangkat.
Saya juga menegosiasikan ongkos,karena tarif transportasi umum di Aceh saat ini sangat tidak masuk akal,alasan mereka minyak mahal,yang sebenarnya minyak tidak mahal,hanya saja mereka memperkirakan waktu mengantri bahan bakar tersebut.
Lalu saya membayar ongkos angkutan umum yang saya tumpangi,dan tiba tiba supir pertama dan supir kedua berselisih faham,dan kami pun tidak jadi berangkat,dan ternyata permasalahan supir pertama dan supir kedua ialah uang bayaran yang sudah di bagikan kepada calo calo yang ada di sekitaran parkir angkutan umum tersebut.
Saya pun meminta kembali uang yang sudah saya bayar sebelumnya, supir kedua pun mencari satu persatu calo yang sudah di bayarnya,dengan terpaksa saya juga harus mengikuti supir kedua itu,karena takut duit saya tidak di kembalikan,saya yang sedang terburu buru mengejar waktu untuk bisa sampai ke kantor pos jinib sebelum shalat Jumat,tapi harus kehilangan waktu lebih kurang setengah jam,menunggu uang saya di kembalikan.
Saat uangnya sudah terkumpul dan hendak di kembalikan kepada saya,datang supir lain yang meminta uang saya dari supir kedua tadi,dan dia berkata biar dia saya yang mengantar saya ke tempat tujuan,saya yang tertipu sebelumnya merasa tidak percaya lagi kepada supir yang baru ini,tapi duitnya tetap tidak di beri ke tangan saya,dan saya pun masuk ke mobil dan berkata,kita harus jalan sekarang,kalau tidak kembalikan uang saya.
![]() | ![]() |
|---|
![]() | ![]() |
|---|
Supir baru ini pun menepati janji dan langsung berangkat ke tujuan saya,saya sampai ke tujuan pukul 11 : 00,saya pun bergegas ke rumah kakak ipar untuk mengambil kertas undangan pencairan dana BLT,ternyata kakak ipar saya sedang tidak di rumah,lalu datang adik ipar saya memberikan kertas undangan yang di titip kan oleh kakak ipar saya.
Adik ipar saya pun meminjam kan sepeda motornya kepada saya,dan menyuruh saya cepat cepat pergi ke kantor pos sebelum pukul 12:00,dan saya pun langsung mengambil sepeda motor tersebut untuk berangkat ke kantor pos, sesampainya saya di kantor pos, suasana sudah sepi hanya tinggal pegawai kantor pos 2 orang saja,tapi ada bagus nya juga saya datang terlambat jadi tidak harus mengantri lama.
Setelah pulang dari kantor pos saya mampir ke kedai jinib sebentar ,untuk makan siang dan membeli sedikit buah tangan untuk kakak ipar dan adik ipar saya,setelah saya sampai ke rumah kakak ipar saya memberitahu kepada kakak ipar saya bahwa saya ingin melihat rumah saya,kakak ipar saya pun ikut bersama.
Setelah saya masuk kedalam rumah dan melihat rumah barulah hati saya terasa tenang,walaupun kakak sepupu saya sudah memberi tahukan bahwa rumah saya tidak terkena banjir,karena pondasinya yang tinggi,tapi tetap saja saya khawatir kalau belum melihatnya, Alhamdulillah rumah saya masih aman walaupun sangat berantakan,itu di sebabkan adanya sedikit pembangunan.
On the way pulang dan beli oleh oleh.
Belum puas saya mengamati rumah,saya sudah harus pulang karena takut terlalu sore sampai ke penyebrangan,saya pun berpamitan kepada kakak ipar dan berpesan tolong jaga rumah saya,tidak lama kami menunggu sudah ada angkutan umum yang lewat,kami pun berangkat untuk pulng.
Saat kami sampai di jembatan kuta blang ,tidak terlalu ramai lagi orang yang menyebrang dan airnya juga sudah surut,pemandu bot juga memberi tahu kepada kami kalau ada seperti tersangkut pada bot,jangan khawatir itu karena bot sudah menyentuh tanah di sebabkan air yang sudah sedikit,nanti akan ada orang yang mendorong.
Benar,saya melihat ada dua orang yang berdiri di tengah sungai dan airnya hanya se lutut orang dewasa,setelah menyebrang dengan selamat,kami harus berjalan kaki menuju ke jalan utama untuk menemukan angkutan umum,di sini kami harus menunggu cukup lama karena supirnya menunggu penuh dulu baru mau berangkat.
![]() | ![]() |
|---|
![]() | ![]() |
|---|
![]() | ![]() |
|---|
Kami yang sudah kelelahan dari pagi di perjalanan dengan hati yang tidak tenang,masih di suruh menunggu lagi, akhirnya saya dan mak cik saya mencari mobil lain yang sudah hampir berangkat,kami menemukan sebuah mobil yang yang hampir berangkat,dan Alhamdulillah nya masih muat.
Setelah sampai di rumah anak anak saya Yaang saya tinggal bersama neneknya merasa sangat gembira karena saya sudah pulang,saya memberikan oleh oleh yang saya bawa dari Bireun kepada anak saya,dan saya langsung beristirahat karena perjalanan hari ini sangat melelahkan.
Baiklah teman teman sampai di sini dulu blog saya hari ini, terimakasih sudah berkunjung ke blog saya see you bye bye....👋👋👋























Want to grow faster on Steemit? Try www.pussteem.com – the first platform that lets you use $PUSS tokens to power up your posts. For just $0.50, you can receive $10 worth of upvotes through our curated support system.
➤ Learn more: Unlock the Power of Your Steemit Journey
➤ Step-by-step guide: How to Get Started -Video Tutorial
Join the movement – boost your visibility, earn more, and grow with Pussteem!
:globe_with_meridians: https://pussteem.com
Join with us on Discord: https://discord.gg/g4KWCtFJbk