THE Diary Game // 09 Februari 2026 ll Menghadiri Undangan Khanduri Peusijuk.
Hai apa kabar sahabat steemiat semua nya di mana saja anda berada, tentu baik baik baik saja dan tidak kurang suatu pun, sehingga dapat berjumpa lagi dengan saya @neukyan seperti biasa, yaitu dalam berbagi cerita baik pun postingan atau berkarya di steemiat.
Pada kesempatan hari yang baik ini saya ingin mebagikan cerita dan postingan bersama dengan sahabat sahabat semua yang ada di steemiat, mudah mudahan cerita baik pun postingan yang mau saya bagikan pada kesempatan hari ini, semoga berkenan di hati anda semua, yang ada di steemiat walau di mana pun anda berada.
Kemudian cerita baik nya postingan yang saya bagi kan pada kesempatan yang baik ini adalah, saya hari ini memenuhi atau menghadiri undang khanduri peusijuk atau pun acara tepung tawar seorang putra, yaitu anak teman saya, yang mau di sunat kan pada bulan ramadhan yang sudah di depan mata, hanya tinggal beberapa minggu lagi di karena nya seperti biasa yang sudah di lakukan.
Oleh karena kalau bulan ramadhan semua aktivitas anak anak di libur kan, seperti sekolah dan ngaji, maka bagi anak anak yang di sunat kan tidak terlalu bergerak, di sebab nya seperti yang mau di alami oleh anak kawan saya ini, memang tidak boleh terlalu sering bergerak dalam beberapa hari sesudah di sunat, oleh karena semua urat urat harus di tenang kan.
Selanjut nya pada hari tersebut saya pergi ke tempat khanduri atau memenuhi undangan teman nya bersama kawan juga, karena kami sama tamu undangan, di sebab kan antara kampung saya dengan tempat peusijuk sunat anak kawan tersebut jarak nya, kurang lebih satu kilometer perjam maka dengan itu kami berdua pergi mamakai motor.
Di saba kan tidak sanggup kami jalan kaki karena agak jauh sedikit, dan juga panas nya nya matahari pun lumayan panas, maka dengan demikian kami berdua memilih naik motor saja Menghadiri ke tempat acara khanduri, untuk memenuhi undangan peusijuk atau di teupong tawar anak putra teman kami tersebut, yang bertempat di desa gampoeng menasah blang kemukiman krueng pase kecamatan syamtalira aron Kabupaten aceh utara.
Yang kemudian saya datang ke tempat acara tersebut, sudah rame tamu kedatangan tamu undangan, tapi saya berdua dengan kawan nya tidak peduli di karena nya sama sama tamu undangan, malah lebih mudah lagi di karena sama sama tidak kenal, yang inti nya sambil menikmati khanduri saya tetap ngobrol dan bercerita sambil berkenalan.
Adapun demikian walau acara peusijuk namun tetap di buat pelaminan jugak, oleh karena saat di peusijuk si putra nya menepati atau duduk di atas pelaminan yang sudah di sediakan oleh keluarga nya, atau oleh ke dua orang tua nya maka dengan itu tidak jauh seperti acara pesta perkawinan.
Maka dengan ini salah satu adat di daerah kami, memang ada juga yang tidak melakukan yang seperti ini, oleh sebab itu yang membuat acara seperti demikian bagi begi orang yang mampu, bukan juga adat nya mesti di buat nya tidak dan bukan seperti itu, acara tersebut di lakukan kalau yang mampu maka dengan ini bukan adat khusus.
Selanjut nya saya lihat menu di tamu yang tersedia sangat mewah dan lengkap, kalau menurut saya oleh karena seperti di tempat acara pesta perkawinan, baik preh darabaro atau pun acara preh linto baro maka saya mengatakan menu lengkap dan mewah, termasuk ada telor asin maka dengan demikian semua tamu undangan sangat puas menghadiri ke tempat acara tersebut.
Begitu pun kami lihat si putra yang di peusijuk nya, juga sangat senang dan wajah tersenyum pulas, oleh sebab itu sengking senang dan puas lentaran sudah di penuhi permintaan nya oleh kedua orang, maka dengan demikian ke dua orang nya membuat acara tersebut hanya memenuhi permintaan putra nya dan putra tersebut ada putra yang terakhir atau putra bungsu nya.
Kalau dalam bahasa aceh aneuk agama tulet, maka walau macam mana tetap di penuhi permintaan nya, oleh sebab nya dia seorang anak bungsu dan juga dia selalu mengatakan pada ke dua orang tua, jika diri nya mau di sunat harus membuat khanduri dalam rangka di teupoeng tawar diri, ke dua orang tua nya beliau tetap memenuhi apa yang di minta oleh putra bungsu nya.
Dan alhamdulillah acara yang di lakukan berjalan lancar dan tidak ada hambatan apapun, begitu pula di segi menu makanan pun tidak kurang dan malah ada sedikit lebih, ada pun selanjut acara tersebut selesai dengan berkat bantuan masyarakat setempat, dan di bantu oleh semua pemuda pemuda gampoeng setempat juga begitu pula pemudi nya.
Sekian cerita dan postingan saya pada kesempatan hari ini, kurang dan lebih saya mohon ma'af, dan di akhir kata tidak lupa saya mengucapkan terima kasih.
Indonesia : 10 Februari 2026.










Tulisannya sangat hancur dan berantakan.....