Mie Apayan Geulumpang Sulu Barat (15 Januari 2026)
Hai Steemian
Seksi Pendidikan Madrasah bersama pengawas di lingkungan Kementerian Agama Kota Lhokseumawe hari ini mengundang koordinator kurikulum dan Kepala Madrasah se-Kota Lhokseumawe mengadakan rapat evaluasi pembagian tugas guru di masing-masing Madrasah.
Kegiatan yang dibuka oleh Kabag Umum Kemenag Kota Lhokseumawe ini juga diikuti oleh para pengawas pembina masing-masing madrasah. Masing-masing jenjang duduk menurut Kelompok Kerja Madrasahnya (K2M) dipandu oleh para pengawasnya.
Tim K2MI dipandu langsung oleh Samsani,S.Pd. selaku pengawas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kota Lhokseumawe. Gak banyak problem yang ditemukan di tingkat MI karena saat ini pembelajaran semester genap sudah berjalan. Semua sudah dikondisikan sesuai dengan kebutuhan madrasah. Namun kedepan akan ada beberapa guru yang akan menjalani masa purna bakti. Maka perlu dipikirkan sejak sekarang untuk menangani problem kekurangan guru kedepannya.
Rapat berlangsung hingga menjelang tengaha hari dengan melahirkan beberapa rekomendasi. Selesai rapat aku bersama tim K2MI kembali melanjutkan kegiatan di sekolah masing-masing hingga menjelang sore hari.
Sore hari aku sudah tiba kembali di rumah untuk melakukan rutinitas sore. Al-Qarni juga sudah pulang mengaji saat aku sudah selesai dengan rutinitas sore. Kami pangkas ke tempat langganan Al-Qarni di simpang Unimal sambil menunggu waktu adzan Maghrib dikumandangkan.
Aku juga menyempatkan untuk membeli mie Apayan untuk mamanya sepulang dari pangkas rambut Al-Qarni. Lumayan juga menunggu antrian di Mie Apayan hari ini. Memang sudah wajar ramee yang antri karena banyak pelanggan yang berasal dari luar datang untuk membelinya setelah Apayan viral di media sosial Tiktok dan lainnya.
Pernah bus pengantar pengantin dari luar kota singgah makan mie disini yang menyebabkan antrian panjang hingg semua meja kursi di warung ini penuh. Rasa mie memang terbilang lumayan hingga ada yang sudah pernah berkunjung akan kembali membawa keluarga atau temannya.
Malam harinya aku sudah mulai meninabobokan Al-Qarni sejak sehabis Maghrib. Aku juga ikutan pulas tertidur hingga menjelang tengah malam. Namun aku masih harus bangun untuk menunaikan kewajiban empat rakaat Isya sebelum kembali melanjutkan istirahat malam ini.





https://x.com/i/status/2023589869654810912