Menjenguk Bunda Tersayang di Rumah Sakit Parang 9 Klinik
Halo teman steemians semuanya hari ini aku mau berbagi suatu cerita kembali seperti biasa yang sangat personal serta memegang hati penuh terus berkembang terkadang bawa kita pada suasana yang tidak sempat kita duga salah satunya merupakan kala memandang orang yang sangat kita cintai ibu terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit malam ini, aku bersama keluarga mengosongkan waktu buat menjenguk kondisi bunda yang lagi sakit serta menempuh perawatan kedokteran di Rumah Sakit Parang 9 Klinik.
Postingan ini sebagian hari yang kemudian, aku menerima berita kalau bunda wajib lekas dilarikan ke rumah sakit dia hadapi kondisi yang sangat lemah, tubuhnya terasa tidak bertenaga, serta wajib lekas memperoleh penindakan dari regu kedokteran selaku seseorang anak, berita semacam ini senantiasa membuat hati aku tercekat terdapat rasa takut, khawatir, tetapi pula kepercayaan kalau bunda tentu hendak pulih keluarga kami juga setuju buat membagikan sokongan penuh supaya bunda lekas memperoleh perawatan terbaik.
Bunda memanglah bukan orang yang gampang meringik apalagi kala sakit juga, dia senantiasa berupaya tersenyum tetapi kali ini, keadaan fisiknya betul- betul melemah dokter mengantarkan kalau bunda butuh menempuh serangkaian pengecekan serta perawatan intensif kami sekeluarga juga bergantian menjenguk serta melindungi
Malam itu tepatnya dekat jam 8 malam, kami sekeluarga berangkat bersama mengarah Rumah Sakit Parang 9 Klinik. Hawa malam terasa sepoi-sepoi tetapi hati kami hangat oleh hasrat tulus buat menyemangati bunda sesampainya di situ, keadaan rumah sakit yang tenang serta lampu-lampu yang temaram berikan kesan teduh para perawat serta staf kedokteran menyongsong dengan ramah, menerangkan pertumbuhan keadaan bunda.
Begitu merambah ruangan tempat bunda dirawat,pemikiran aku langsung tertuju pada wujud yang sangat kurus serta lemah itu bunda terbaring dengan selang infus di tangannya bukanya pucat,tetapi senyum tipis masih terhias kala memandang kami tiba bunda, gimana perasaannya.
Air mata ini rasanya susah buat ditahan memandang bunda yang dahulu begitu kokoh serta perkasa, saat ini wajib terbaring lemah tetapi aku yakin, tiap sakit tentu terdapat hikmahnya bisa jadi ini saatnya kami anak- anaknya membalas kasih sayang bunda yang tidak terhingga.
Sepanjang kurang lebih satu jam kami terletak di ruangan itu, terasa sangat emosional tetapi hangat kami bergantian berbincang dengan bunda, membacakan doa, serta mengusap punggungnya supaya dia merasa aman. Kerabat aku terdapat yang mengantarkan buah- buahan serta santapan kesukaan bunda yang pasti saja telah seizin dokter bunda cuma dapat tersenyum memandang atensi kami seluruh.
Kami pula pernah berbincang dengan perawat jaga yang menerangkan kalau bunda telah mulai merespons penyembuhan dengan baik tekanan darahnya mulai normal, serta nafsu makannya lama- lama kembali walaupun masih sangat sedikit kata perawat tersebut, bunda merupakan penderita yang tabah serta senantiasa menjajaki anjuran kedokteran dengan baik mendengar itu, hati kami sedikit lega.
Aku juga pernah mengabadikan sebagian momen simpel di ruangan itu bukan buat pamer, tetapi selaku pengingat kalau hidup ini sangat pendek serta keluarga merupakan segalanya di detik- detik semacam inilah kita betul- betul menyadari makna sehat serta makna mempunyai seseorang bunda.
Doa saya serta harapan saat sebelum kami kembali, kami sekeluarga berdoa bersama di sisi tempat tidur bunda kami meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa supaya lekas mengangkut penyakit dari bunda, memulihkan kesehatannya, serta memberinya kekuatan semacam dahulu kami pula bersyukur sebab bunda masih diberi peluang buat kami rawat serta kami cintai. Dikala berpamitan, bunda berpesan jaga diri kamu baik- baik bunda hendak berupaya kilat sembuh terima kasih telah tiba malam-malam begini
Kami seluruh mencium tangan bunda serta keluar ruangan dengan perasaan campur aduk Pilu sebab wajib meninggalkan bunda di situ, tetapi lega sebab dia dalam penindakan kedokteran yang handal di Rumah Sakit Parang 9 Klinik ini.
Dari pengalaman ini, aku mau menegaskan diri aku sendiri serta pula seluruh teman steemians jangan sempat menunda buat mencintai orang tua kita jangan hingga kita sangat padat jadwal dengan dunia sehingga kurang ingat kalau mereka yang melahirkan serta membesarkan kita lagi rentan serta perlu atensi dan doakan dukung doa semua para steemit.
Terima kasih aku ucapkan kepada segala regu kedokteran Rumah Sakit Parang 9 Klinik yang sudah menjaga bunda dengan penuh kesabaran serta kemampuan. Mudah- mudahan Tuhan membalas kebaikan seluruh next hingga jumpa di artikel aku selanjutnya untuk postingan kita teman steemians jangan kurang ingat bahagiakan orang tua kamu sepanjang masih terdapat peluang amin ya rabbal alamin...!!!!
| Details:📸 |
|---|
| PHOTO TAKEN | Infinity smart 8pro |
|---|---|
| CategoryMenjenguk keberadaan ibu sakit | |
| Apk Editor | Handphone Infinity smart 8pro |
| Location | Aceh-Indonesia |
| photografer | @steem-wariors |
[@steem-waruors]





Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Thanks you so much support sis 😍