Duka di awal bulan April 😭

Melaksanakan sholat jenazah di pagi hari
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semoga kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya,
Sudah beberapa hari aku kembali pergi ke tempat kerjaku di Sigli, dan disana aku bekerja seperti biasa bersama kedua temanku, karena hari Jum'at tanggal merah dan kami memutuskan berada disana hingga hari kamis karena jarang-jarang juga kami berlama-lama di sana.

Sebelum di kubur di azankan terlebih dahulu
Selama berada di tempat tugas, aku sangat susah untuk tidur di malam hari ada rasa gelisah yang tidak jelas kenapa, mungkin juga karena ada nyamuk. di hari kamis pagi kami berencana pulang lebih awal dari biasanya dan teman ku juga setuju apalagi perjalanan kami penuh dengan hambatan di jembatan kuta Blang yang belum siap di perbaiki.
Saat pulang aku juga membeli sate untuk di bawa pulang sebagai oleh-oleh, kami berangkat pulang pukul 9.30 pagi dan tiba di Pante breh sekitar pukul 16.15 sore, karena absensi baru bisa dilakukan pukul 16.45 jadi terpaksa harus menunggu sambil ngopi di Salim kupi.
Tak biasanya kami pulang sepagi itu karena biasa kami pulang pukul 15.30 supaya kami bisa absen di daerah Ulee gle yang masih merupakan daerah wilayah II tempat kami bekerja, namun entah mengapa hari ini kami pulang secepat itu dan melakukan absensi di daerah masing-masing seperti biasa kami lakukan kalau sedang berada di kampung.
Sesampainya di rumah suamiku langsung mengantarkan sate yang ku beli untuk orang tuanya, kemudian aku masuk kerumah dan beristirahat sebentar sambil menunggu waktunya berbuka puasa, karena anak-anak belum pulang aku pun mencari anak-anak dan mengajak mereka pulang untuk segera mandi.

Pengajian di rumah setiap malamnya
Kulihat bapak mertua ku pulang dari warung dekat rumah dan duduk di bangku dan dia tidak sakit sama sekali, aku memang jarang berbicara dengan bapak kecuali ada hal yang ku tanyakan, itu memang sifatku sejak dulu bahkan saya jarang berbicara dengan ayahku sendiri bukan berarti marah tapi aku tidak tahu mau ngobrol apa.
Di malam hari kami masing-masing berada di rumah sendiri, aku tidak juga tidur dan masih bersenda gurau dengan suami ku sambil mengatakan" yah ngak usah cemburu kalau kita sedang berjauhan, karena aku kesana bukan untuk menebar pesona dengan laki-laki lain, itu bukan sifat saya yang sudah memiliki suami"saya hanya pergi untuk tugas kerja.
Tepat pukul 00.00 suamiku hendak pergi ke kerambak untuk mengontrol karena di dalam kerambak ada ikan yang sedang di beri pakan jadi harus selalu di kontrol, apalagi di kampung ku sekarang rawan maling, pas hendak berangkat keponakan dari suami memanggil dan menyuruh segera ke rumah ibu mertua.

Tahlilan di setiap malam sampai 7 malam
Sesampainya di sana ternyata bapak sudah menghembuskan nafas terakhirnya, aku yang datang belakangan langsung masuk dan suami ku berkata bahwa bapak sudah tiada, aku pun terdiam membeku setelah memastikan sendiri bahwa memang seperti itu adanya.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.







Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Thank you for sharing on steem! I'm witness fuli, and I've given you a free upvote. If you'd like to support me, please consider voting at https://steemitwallet.com/~witnesses 🌟
Terimakasih temanku atas dukungannya
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un.. Semoga Almarhum diterima segala amal ibadahnya dan Allah ampuni segala dosanya, amiin
Amin..... terimakasih temanku atas doa terbaiknya 🙏