Masak Gulai Ikan Layur Khas Aceh Bersama Ibu Tanggal 23/01/2026

in Steemit Iron Chef22 days ago (edited)


Gulai ikan layur khas aceh

Assalamualaikum sahabat Steemian, apa kabar kalian semua? Semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilimpahkan rezeki dalam setiap langkah kehidupan kita semua,Aamin.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin menceritakan keseharian saya dan keluarga sambil berbagi resep sederhana dengan kalian semua. Pada hari Jumat, 23 Januari 2026, saya dan Ibu memasak gulai Ikan Layur khas Aceh yang biasa kami sebut dalam bahasa Aceh
(kuah phep eungkot cuale) .

Masakan ini cukup terbilang sering dimasak ibu kami, karena rasanya yang khas, pedas, dan kaya rempah. Selain itu, proses masaknya yang lumayan mudah dan rasanya selalu bikin nambah nasi, gulai ikan layur juga salah-satu menu favorit saya saat makan siang bersama keluarga.

IMG_7185.jpeg

bahan- bahannya

Bahan dan Bumbu Gulai Ikan Layur Khas Aceh
Bahan utama:
•Ikan layur secukupnya (dipotong sesuai selera)
•Air secukupnya
•Minyak goreng secukupnya

Bumbu halus:
• bawang merah
• bawang putih
• buah cabai merah
• cabai rawit (sesuai selera pedas)
• kunyit
• jahe
• lengkuas
•Ketumbar secukupnya
•Garam secukupnya

Bumbu tambahan:
•Daun kari (temurui) secukupnya
•Asam sunti atau asam jawa secukupnya
•Daun salam secukupnya

IMG_7193.jpeg

bumbu yang sudah di haluskan

Proses masaknya:

Setelah semua bumbu disiapkan oleh Ibu, saya pun mulai menghaluskan bumbu-bumbu tersebut menggunakan blender hingga benar-benar halus dan tercampur sempurna. Saya sangat senang karena proses ini selalu membuat saya merasa ikut terlibat, meskipun hanya membantu bagian kecil, rasanya tetap menyenangkan bisa ikut membantu dalam masakan keluarga.

IMG_7198.jpeg

penumisan bawang, daun kari(temurui),asam jawa dan daun salam

Setelah bumbu halus siap, kami pun menyiapkan wajan, lalu menuangkan minyak secukupnya ke dalamnya. Ketika minyak mulai panas, Ibu mulai memasukkan irisan bawang merah, kemudian disusul dengan daun kari (temurui), asam jawa, dan daun salam. Perlahan-lahan, aroma harum mulai tercium dan memenuhi dapur kami. Aroma khas dari rempah Aceh yang kuat dan segar itu selalu menjadi tandanya bahwa masakan hari ini akan terasa nikmat.

IMG_7199.jpegIMG_7201.jpeg

bumbu halus dimasukkan

Setelah bumbu tumisannya mengeluarkan aroma yang harum, bumbu halus yang sudah saya blender tadi dimasukkan ke dalam wajan. ibu menyuruh saya untuk mengaduknya perlahan agar bumbu tidak gosong dan matang merata. Tidak lama kemudian, aroma bumbu semakin kuat, itu tandanya bumbu sudah mulai matang dan siap di campur dengan bahan utama yaitu ikan layur( eungkot cuale).

Selanjutnya, ikan layur dimasukkan satu per satu ke dalam wajan, lalu ditambah air secukupnya dan ibu menyuruh saya aduk perlahan agar ikannya tidak hancur. Setelah itu, air ditambahkan secukupnya hingga ikan terendam dan membentuk kuah gulai. part selanjutnya yaitu menunggu kuahnya mendidih sambil jangan lupa mengaduk perlahan agar bumbunya meresap dengan baik ke dalam ikan.

Biasanya, kuah gulai ikan layur membutuhkan waktu tidak terlalu lama sekitar 10–15 menit untuk matang setelah air mendidih. Pada tahap ini, yang paling penting adalah tidak terlalu sering mengaduk agar ikan tetap utuh. Setelah kuah terlihat mengental, warna kuah berubah lebih pekat, dan aroma rempah semakin menggugah selera, itu menjadi tanda bahwa gulai sudah siap disajikan.

IMG_7208.jpeg

tambahkan irisan cabe hijau dan tunggu matang

Saat gulai matang, tercium aroma ke seluruh rumah,dapur kami terasa semakin hangat, bukan hanya karena enaknya masakan hari ini, tetapi juga karena suasana kebersamaan yang tercipta. Memasak bersama Ibu selalu memberikan kesan tersendiri bagi saya. Dari kegiatan sederhana seperti ini, saya belajar bahwa makanan bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang cerita, kebersamaan, dan yang terpenting kenangan yang gak pernah terlupakan di dalam keluarga.

IMG_7216.jpeg

gulai ikan layur siap dimakan dengan nasi hangat

Gulai ikan layur khas Aceh (kuah phep eungkot cuale)siap disajikan, walaupun terlihat sederhana, menu satu ini paling nikmat disantap selagi hangat bersama nasi putih. Rasanya yang gurih, pedas, dan kaya rempah benar-benar menggugah selera dan membuat saya makan lahap hari ini, hehe.

Semoga cerita dan resep sederhana ini bisa bermanfaat dan menginspirasi sahabat Steemian semua. Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita keseharian saya bersama keluarga. Sampai jumpa di cerita berikutnya, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan.

Sort:  

terimakasi banyak, saya akan berusaha buat postinganlebih baik lagi🤍