Hariku di Perkemahan Pramuka

in Teachers & Students2 months ago

1000627056.jpg

Duduk, menunggu dan mengawasi jalannya kegiatan perkemahan

Pada hari Sabtu s.d Selasa (25-28 Oktober 2025) saya mendapatkan tugas penting untuk mendampingi anak-anak mengikuti kegiatan Gladian Pimpinan Regu dan Wapindru di Museum Kota Lhokseumawe.

Berbeda dari hari biasa, di mana saya sibuk dengan memantau postingan di platform Steemit, namun selama periode tersebut saya sibuk mengamati dan memantau kegiatan siswa dalam pelatihan ini.

Seluruh peserta berasal dari sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kota Lhokseumawe, sedangkan siswa saya adalah satu-satunya peserta dari jenjang sekolah dasar, saya ragu dengan kesiapan mereka dalam kegiatan ini.

1000625344.jpg1000625694.jpg

Saat siswaku berada ditengah kerumunan orang dewasa, mereka cukup serius menerima materi pelatihan

Perbedaan postur tubuh dan kesiapan mental terlihat jelas. Saya khawatir mereka tidak siap bersosialisasi dengan peserta yang usianya jauh lebih tua.

Tugas saya adalah mendampingi, mengawasi dan menjaga mereka, kegiatan ini terbukti sangat melelahkan karena banyaknya materi pelatihan yang diberikan. Sejak memasuki bumi perkemahan hingga selesai, para siswa harus tidur di alam bebas atau tempat terbuka.

Ditambah lagi, kondisi cuaca yang hujan sangat memengaruhi kesehatan tubuh mereka. Saya sangat khawatir siswa-siswa yang saya dampingi jatuh sakit.

1000627064.jpg

Suasana di Perkemahan dan beberapa tenda sebagai tempat mereka beristirahat

Meski melelahkan, sebagai pembina, saya memegang tanggung jawab penuh terhadap kesiapan dan kondisi kesehatan anak-anak. Saya memantau aktivitas mereka dari jauh dan menghampiri mereka saat waktu istirahat. Saya bertanya kabar, mendengarkan kendala yang dihadapi, bercerita, dan memotivasi mereka untuk tetap semangat.

Ada beberapa catatan yang muncul. Siswa mengeluhkan bahwa kegiatan tersebut cukup membosankan karena terlalu banyak materi atau teori tanpa adanya praktik langsung.

Tentu saja, bagi siswa sekolah dasar yang saya dampingi, mereka lebih antusias dengan kegiatan praktik ataupun kegiatan belajar sambil bermain yang selama ini kami lakukan di sekolah.

1000627293.jpg1000627299.jpg

Siswa mendapatkan pelatihan dari para pemateri ahli

Walaupun ada keluhan bosan, saya terus mengamati kegiatan mereka. Materinya cukup banyak, meliputi teori kepramukaan, kepemimpinan, dan pemecahan masalah (problem solving) dalam kelompok.

Selain teori, mereka juga mendapatkan materi praktik kepramukaan seperti isyarat sandi, semaphore (menggunakan bendera untuk memberi isyarat), serta belajar tentang cara bertahan hidup di alam dan tips persiapan berkemah.

Peran saya tidak berhenti di situ. Untuk mendukung mereka, saya berinisiatif membelikan makanan dan susu menggunakan uang pribadi, terutama mengingat karena cuaca yang hujan yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh.

1000627066.jpg

Bersama siswa, menikmati makan bersama

Tujuannya adalah agar mereka memiliki nutrisi yang cukup dan tetap dalam kondisi sehat selama mengikuti kegiatan tersebut. Syukurlah, hal itu disambut baik dan mereka sangat senang.

Alhamdulillah, selama kegiatan ini berlangsung, siswa-siswa saya mengikutinya dengan sangat aktif. Kekhawatiran saya tidak terbukti mereka berhasil berbaur dan membangun kelompok dengan teman-teman yang lebih tua.

Di dalam hati, saya bangga dengan mereka. Selain itu, mereka semua tetap dalam kondisi sehat dan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat baik.

garis pembatas @miftahulrizky.png

Thank you for reading this post
Greetings 🙏 @miftahulrizky

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

IMG_20251031_155549.png

Curated By: max-pro