Rapat Bulanan Dan Perkenalan Pengawas Baru
Halo guys 🤍
Hari ini seru banget karena di TK temanya tentang transportasi. Dari pagi aku udah semangat mikir, “Gimana ya biar anak-anak nggak cuma tahu mobil, motor, pesawat… tapi juga ngerti aturan di jalan?” Akhirnya aku masukin materi rambu lalu lintas, khususnya lampu merah, kuning, dan hijau.
Awalnya aku tanya dulu, “Kalau lampu merah artinya apa?” Ada yang jawab, “Berhenti Bu!” Ada juga yang jawab, “Nunggu dulu!” Lucu banget. Nah setelah itu aku ajak mereka praktik bikin lampu lalu lintas dari kertas warna. Jadi mereka sendiri yang menyusun urutan warna merah di atas, kuning di tengah, hijau di bawah.
Dan kalian tahu nggak? Hampir semua anak urutannya sudah benar! Aku sampai terharu sendiri. Ternyata kalau belajar sambil praktik dan pegang langsung medianya, mereka lebih cepat paham.
Hasil karya mereka juga bagus-bagus banget. Ada yang rapi, ada yang warnanya ditempel agak miring tapi tetap gemas. Rasanya capek ngajar langsung hilang lihat mereka excited begitu.
Selesai mengajar, belum sempat istirahat, aku lanjut ke rapat bulanan yang diadakan di TK Sekip Jaya. Sekaligus perkenalan pengawas dan penilik baru untuk TK dan KB. Suasananya formal tapi tetap hangat.
Di rapat itu kami bahas pentingnya guru menguasai IT, apalagi sekarang modul ajar banyak yang berbasis digital. Kami juga diskusi soal media pembelajaran yang kreatif supaya anak nggak bosan. Aku jadi merasa tertantang juga buat terus upgrade diri.
Sore harinya, aku pulang dengan badan yang mulai terasa capek. Eh ternyata… anak lesku sudah datang! Padahal jadwalnya jam 04.00, dia datang jam 02.00 lewat. Semangat banget kan 😭 Mau nggak mau aku tetap ajarin. Capek sih, tapi lihat dia antusias begitu rasanya jadi ikut semangat juga. Kadang memang jadi guru itu harus siap kapan saja.
Malamnya, entah kenapa aku lagi pengen banget makan yang pedas, manis, gurih. Udah lama nggak jajan juga. Akhirnya aku keluar sendirian ke kota, naik motor pelan-pelan sambil nikmatin angin malam. Sampai akhirnya mataku berhenti di satu gerobak yaki. Aromanya tuh wangi banget, apalagi bawangnya.
Harganya murah loh guys,Rp1.000 per tusuk. Jadi aku beli Rp10.000 aja buat coba-coba. Dan ternyata… enak banget! Sausnya pas, bawangnya wangi, pedasnya nendang tapi nagih.
Begitulah hariku. Dari ngajarin lampu lalu lintas, rapat serius, sampai jajan malam sendirian. Capek? Iya. Tapi tetap bahagia 🤍








