Senja Yang Selalu Kunanti

in WhereIN19 hours ago

Aku nggak tau kapan tepatnya aku jatuh cinta sama senja. Mungkin karena dia nggak pernah datang dengan terburu-buru.
Dia datang pelan, ngubah langit dari biru jadi jingga, terus merah, terus hilang.

Setiap sore aku ke pantai.
Bukan buat cari apa-apa.
Cuma buat duduk, lihat matahari turun pelan di ujung laut, dan ngerasa dunia lagi baik-baik aja untuk beberapa menit.

Senja itu jujur.
Dia nggak pura-pura terang, nggak juga takut gelap. Dia cuma lewat, ngasih warna paling cantik sebelum pamit.

Aku sering mikir, mungkin kita juga butuh jadi kayak senja. Nggak perlu selalu bersinar terang. Cukup hadir, kasih hangat secukupnya, terus ikhlas kalau waktunya buat istirahat.

Di pantai, aku nggak merasa sendirian.
Anginnya nemenin, ombaknya ngomong pelan, dan langitnya ngajarin aku kalau mengakhiri hari dengan indah itu juga penting.

Besok sore aku bakal ke sana lagi.
Bukan karena aku butuh pemandangan baru.
Tapi karena aku butuh diingetin kalau setiap hari, walau capek, walau berantakan,
selalu ada waktu buat berhenti sejenak dan bilang, “Hari ini cukup.”

Buat kamu yang juga suka senja,
jaga waktu itu ya. Itu waktu paling jujur yang kita punya tiap hari.

Salam kompak selalu.**

By @midiagam

WhereIn Android