Jambu Jamaika Berbuah Kembali
Di halaman rumahku yang luas, ada tiga pohon jambu jamaika.
Tiga saudara. Satu keluarga. Tapi jalannya beda-beda.
Yang pertama sama yang ketiga, masih malu-malu. Daunnya rimbun, bunganya kadang nongol, tapi buahnya masih pelit. Kayak lagi belajar jadi dewasa.
Yang kedua... MasyaAllah.
Dia yang paling duluan ngerti arti "memberi".
Dulu buahnya cuma beberapa biji. Aku petik, aku senyum, udah cukup. Tapi kali ini, dia balik lagi. Berbuah untuk kedua kalinya.
Dan kali ini beda. Buahnya jauh lebih banyak dari yang pertama. Gantungan di setiap ranting, Kayak lampu-lampu kecil yang Allah gantung khusus buat aku.
Aku diam saja di bawahnya pagi ini.
Nggak minta banyak, tapi dikasih lebih.
Nggak janji apa-apa ke pohon itu, tapi dia tetap setia berbuah.
Tiba-tiba aku ngerti,
Rezeki itu kayak jambu jamaika.
Ada masanya cuma dikit buat ngajarin syukur. Ada masanya dilipatgandakan... buat mengajarkan percaya.
Tiga pohon, satu halaman, satu Tuan yang sama ngurusinnya. Aku cuma nyiram. Yang menumbuhkan yang memperbanyak, Dia.
Salam kompak selalu.
By @midiagam





