Kembali ke aktivitas rutin

Hagoe's Village: Jan, 17th 2026
Setelah sempat hidup dan beraktifitas yang sedikit berbeda, karena istriku harus diopname di rumah sakit selama beberapa hari, kami kembali menjalani kehidupan normal di rumah, karena istriku sudah bisa kembali ke rumah sejak kemarin sore.
Kehidupan normal artinya kami menjalani aktivitas rutin sebagai sebuah keluarga dengan tanggung jawab untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik, terutama kebutuhan anak-anak kami, seperti mengantarkannya ke sekolah atau tempat aktivitasnya dan lain sebagainya.
Kopi espressoPagi-pagi setelah selesai melaksanakan sholat subuh, aku sudah menyiapkan sarapanku sendiri berupa telur rebus dan segelas kopi espresso panas tanpa gula.
Selain menu tersebut aku tidak menyiapkan apa-apa, karena kami tidak sempat berbelanja barang kebutuhan, kemarin sore. Dan untuk sarapan anak-anak serta istriku, kami akan membelinya saja di pagi ini.
Si kakak dan si kecil AlviraSekitar pukul 07 pagi, aku mengantarkan si kecil Alvira ke sekolahnya dan juga mengantarkan si kakak ke tempatnya bekerja di sebuah Sekolah Menengah Pertama di Aron Simpang mulieng.
Dan untuk sarapan mereka, kami akan membelinya nanti di perjalanan sesuai dengan yang mereka inginkan.
Biasanya si kakak di antar-jemput oleh bundanya ke tempatnya bekerja, tetapi karena istriku masih dalam proses recovery pasca dirawat di rumah sakit, aku harus menggantikan peran istriku untuk antar-jemput si kakak dan si kecil Alvira.
Membakar sampahSetelah kembali dari mengantarkan si kakak dan si kecil Alvira, aku mulai mencicil membuat postingan ku, dan kemudian mulai bekerja membereskan halaman rumah kami yang masih berantakan pasca banjir, yang seakan tidak ada habisnya.
Aku harus menyirami tanaman dan bunga serta bibit sayuran yang telah aku semai dua hari yang lalu. Kemudian mengumpulkan sisa-sisa sampah dan membawanya ke luar rumah agar bisa dilakukan pembakaran bersama sampah-sampah kering yang sudah terlebih dahulu aku letakkan disana.
Aku bekerja membereskan halaman rumah kami ini sampai menjelang siang sambil menunggu jam pulang sekolah si kecil Alvira, karena aku harus segera menjemputnya pulang bila jam pulang sekolah telah tiba.
Aku beristirahat sebentar di depan televisi, tetapi beberapa saat kemudian si kecil Alvira sudah tiba di rumah kami.
Ternyata aku salah dalam melihat jam dinding di rumah kami. Dan si kecil Alvira segera pulang ke rumah dengan berjalan kaki, karena aku belum menjemputnya tadi.
Ya, nggak apa-apa juga bila si kecil Alvira pulang ke rumah dengan berjalan kaki bersama teman-temannya, karena jarak dari sekolah ke rumah kami hanya sekitar 500 meter saja.
Di toko kosmetikBeberapa saat kemudian si kakak menelpon ku dan meminta agar dijemput dari tempatnya bekerja. Aku pun segera bersiap-siap dan mengajak si kecil Alvira untuk ikut menjemput kakaknya di siang ini.
Kami menggunakan motor saja karena cuaca di siang ini cukup cerah dan nantinya kami akan sekalian berbelanja setelah menjemput si kakak.
Dalam perjalanan pulang dari menjemput si kakak, kami singgah di sebuah toko kosmetik di kawasan Simpang Rangkaya, karena dia ingin membeli bedak dan kebutuhannya di toko kosmetik langganannya.
BerbelanjaSetelah selesai si kakak membeli barangnya di toko kosmetik, kami segera menuju jalan pulang ke rumah, karena hari sudah siang dan kami harus makan siang serta melaksanakan sholat Zuhur.
Kami juga berbelanja beberapa barang kebutuhan kami di tempat langganan di Simpang Rangkaya agar nantinya bisa disiapkan untuk menu makan malam kami.
Untuk menu makan siang, kami memutuskan untuk membelinya saja di penjual menu siap saji di Keudee Matangkuli. Dan untuk ikan basah kami telah membelinya tadi pagi pada seorang pedagang ikan keliling yang lewat di depan rumah kami.
Memasak gulai nangkaSetelah makan siang dan melaksanakan sholat Zuhur, aku hanya istirahat saja di rumah sambil merampungkan postingan ku untuk hari ini.
Setelah selesai sholat ashar, aku ikut turun ke dapur untuk membantu istriku menyiapkan menu makan malam kami. Sedangkan si kakak mulai membuat cemilan untuk kami sekeluarga.
Saat berbelanja barang kebutuhan kami tadi siang di Simpang Rangkaya, aku melihat ada sayur buah nangka yang baru dibawa oleh si penjual sehingga aku berniat untuk membeli sayur nangka tersebut.
Kami membeli sejumlah sayur nangka yang telah dipotong kecil-kecil itu, dan kemudian membeli bumbunya serta santan kelapa agar bisa dimasak gulai nangka di sore ini.
Dan di sore ini istriku memasak gulai nangka untuk makan malam kami, sedangkan untuknya sendiri dia memasak sayur sawi saja karena dia baru saja keluar dari rumah sakit dan belum bisa makan makanan pedas dan bersantan.
Membuat risolKetika kami sedang sibuk memasak gulai nangka dan menu makan malam kami, si kakak membuat risol untuk cemilan sore kami.
Bahan-bahan untuk membuat risoles pun telah tersedia di kulkas beberapa hari yang lalu sehingga sore ini si kakak bisa membuat risoles untuk cemilan sore.
Aku menuju halaman depan rumah kami untuk menyirami tanaman-tanaman yang ada di halaman rumah kami sebelum waktu sholat magrib di hari ini.
Makan malamKemudian aku segera kembali ke dalam rumah kami, beristirahat sebentar dan menyanyikan beberapa buah lagu (berkaraoke), dan kemudian aku mandi serta membersihkan badanku.
Setelah mandi dan berpakaian, aku menuju ruang makan agar kami bisa makan malam dengan menu yang telah kami persiapkan tadi. Setelah selesai makan malam, kami segera bersiap-siap untuk melaksanakan sholat magrib di sore ini.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 









