Analisa Puisi [1]Ilustrasi Hati Seorang Penyair Kepada Sahabat

Saya membaca sampai tuntas apa yang ditulis oleh @diyanti86 di akun steemit pribadinya, https://steemit.com/poetry/@diyanti86/surat-untukmu-sahabatku-di-masa-yang-lalu-ce7fa3a1a91f saya mrnemukan perjalanan proses dalam menerjemahkan hidup penuh dengan liku degup.
r0m66lbthx.jpg
sumber foto: @diyanti86

@diyanti86 mengungkap betapa indah kebersamaan di masa lampau, masa yang hanya dirias kebersamaan dan pengertian. Di sisi lain, @diyanti86 mengungkap bahwa beranjak menjadi dewasa dan tua seorang akan menjalani takdir masing-masing dan disibukkan dengan aktivitas masing-masing.

Barangkali karena tak kuat menahan gejolak magma kekhawatiran ini diungkap dan saya pikir ini masih dalam batas kewajaran.

Di puncak khawatir, ada liku doa yang coba diperkrnalkan, menyandarkan mada depan dalam bingkai doa kepada Tuhan adalah jalan yang ditempuh oleh @diyanti86.

Terimakasih telah berbagi ilustrasi hati, mengungkap segala degup dalam puisi sehingga apa yang telah meraung di kedalaman hatimu bisa dibaca dan dimaknai. Terus rawat kebersamaan dan pengertian sebagai bekal hidup bahagia di masa depan.

Madura, 18 Agustus 2018

Sort:  

Saya selalu bahagia membaca postingan mas yang selalu memiliki cara mengapresiasi karya orang lain dengan sukacita.

Mengungkap yang mesti diungkap kali ini saya menemukan pelajaran berharga tentang bagaimana manusia menerjemahkan kehidupan, bagaimana kekhawatiran mengacak-acak suasana bathinnya dan bagaimana Tuhan dijadikan dzat yang serba maha dalam meredam kekhawatiran dan dalam merawat kebersamaan dalam bingkai doa

Terus berkarya dengan ceria istriku

Tak ada yang benar-benar mampu mrnebak laju hidup manusia demikian kiranya yang hendak ditegaskan oleh @mghufroncholid31 lewat ulasan puisi yang dilakukan pada puisi yang ditulis oleh @diyanti86 lebih lanjut @mghfroncholid31 memaparkan bagaimana @diyanti86 menaklukkan kekhawatiran yang dialami yakni menyandarkan segalanya kepada Tuhan sepenuh kepasrahan bagi saya ini penutup wacana yang manis karena memang Tuhan yang paling layak untuk meminta pertolongan

Analisa yang sangat tajam dan akurat, saya suka