The diary game 28 desember 2025 : Berkunjung kerumah kakak di malam hari
Hallo teman steemit semuanya. . .
Hari ini aku cukup santai dari pagi sampai sore hari aku hanya dirumah saja, saat sore hari kami keluar jalan jalan di depan menikmati susana sore sambil berjalan jalan santai di pinggir sawah bersama dua keponakanku altaf dan asfia, setelah banjir banyak ikan ikan di parit atau pun di sawah semua orang mencari ikan di siang maupun malam hari, karna air semakin sedikit sekarang juga hanya sedikit ikan yang ada di sawah atau pun parit, sekarang ikan yang tinggal juga sangat kecil kecil, kami betjalan kaku sampai ke tembok sekitaran rumah saja lalu balik lagi kerumah.
Aku masih duduk santai di depan rumah tiba tiba tukang beli barang bekas lewat di depan rumah atau di tempat kami dalam bahasa aceh di sebut tukang brok brok hehehe, ibuku memanggil dan dia pun berhenti, ibuku menjual barang barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi seperti sepeda kecil keponakanku, besi brkas dan beberapa barang lainnya.
Dan uniknya sekarang adalah batok kelapa juga di beli untuk di jadikan arang dengan harga 2.000 idr per kg atau setara dengab 2 steem, lumayan lah kan dari pada terbuang tidak digunakan, dan alhamdulillah hasil jual barang bekas ibuku dapat 65.000 idr atau 65 steem lumayan lah ya untuk membeli keperluan lainnya, penjualnya juga sangat ramah dan lucu dia sangat banyak bicara tapi memang sangat lucu sangat membuat kami terhibur hahaha.
![]() | ![]() |
|---|
![]() | ![]() |
|---|
Malam telah tiba setelah shalat magrib kami pergi berkunjung kerumah kakak pertamaku yang tinggal di keude klep, kami pergi berempat bersama kakak ketiga dan dua keponakanku, kami berkendara motor sekitara 10 menit perjalanan, namun sebelum pergi ke rumah kakak kami berhenti di persimpangan pasar tanah pasir untuk membeli jajanan dulu untuk kakak ku.
Kami bingung mau beli apa yang tidak harus mengantri lama jadi kami membeli kue putu bambu sampai disana rupanya juga masih harus menunggu lama karna kue nya habis dan harus tunggu kue matang dulu, kami memunggu, kami memunggu sampai lima menit lebih, kemudian kami juga pergi ke tempat menjual ayam goreng untuk keponakanku disana dan ternyata habis jadilah kami membeli buah rambutan 1 kg dengan harga 15.000 idr atau setara dengan 10 steem saja.
Sudah lama akami tidak berkunjung kerumah kakak karna sibuk dengan urusan masing masing, hari ini ada waktu jadi kami berkunjung, kami tiba dirumah kakak ku dan kami duduk mengobrol banyak hal terutama kejadian banjir yang sudah berlalu, banjir sebelumnya di tempat kakak ku tidak pernah mengungsi karna tidak banyak air.
Namun banjir ini airnya sangat banyak jadi mereka harus keluar untuk mengungsi dan tempat pengungsian juga tidak beratap apalagi kemarin itu musim hujan bisa di bayangkan betapa menderitanya kakak ku saat itu dan kami juga tidak kalah menderitanya juga, meskipun semua sudah berlalu namun traumanya masih sangat terasa karna banjir tahun ini benar benar banjir terparah selama aku hidup.
Kami juga melihat kamar keponakanku yang terkena banjir untungnya semua perbabotnya nya masih baik baik saja mungkin hanya sedikit yang kotor dan sudah di bersihkan juga, aku dirumah kakak sampai jam sembilan malam, kami pamit pulang dan kembali singgah di persimpangan pasar untuk membeli makanan, kami membeli ayam geprek untuk makan malam, kami juga beli siomay telur dan telur gulung dan sosis untuk anak anak.
Baik lah teman temn sampai disini saja untuk postingan hari ini, terimakasih banyak atas kunjungannya.







