The diary game 09 jan 2025 : Berobat ke puskesmas bersama ibuku
Hallo teman steemit semuanya. . .
Pagi ini hujan turun sangat awet, cuaca yang sejuk dan dingin membuat aku sangat malas untuk bangun tidur lebih awal, dan saat hujan reda sekitar jam 10:30 wib aku menemani ibuku pergi ke puskesmas untuk berobat, ibuku sedikit kurang sehat, kepalanya yang pusing jadi kami berkendara motor ke puskesmas tanah pasir sekitar lima menit saja, aku mengantar ibuku sampai depan puskesmas karna sambil menunggu ibu selesai aku ingin pergi ke pasar dulu untuk belanja, jadi saat ibu selesai mengambil obat kita bisa langsung pulang.
Puskesmas berada dekat dengan pusat pasar tanah pasir jadi sambil menunggu ibu selesai periksa dan ambil obat aku pergi ke pasar untuk belanja berbagai kebutuhan dapur, susana di pasar sangat ramai orang belanja, aku memarkirkan motor dan pergi ke pasar sayur untuk membeli kebutuhan dapur,terutama aku membeli sayur pliek untuk menu makan siang hari ini karna sudah lama kami tidak membuat kuah pliek buatan dirumah karna biasanya kami membeli yang sudah jadi saja yang lebih praktis hehehe, karna memasak kuah pliek memang agak sedikit ribet dan lama ya sis hehehe,Selain sayur aku juga membeli beberapa kebutuhan dapur lainnya cabe rawit, cabe merah, dan tomat.
![]() | ![]() |
|---|
Di pasar aku juga melihat ada yang menjual lauk jengkol rendang jadi aku membeli dua bungkus jengkol, sudah lama aku tidak makan jengkol rasanya air liur ku sudah keluar saat melihatnya hahaha, karna jengkol adalah buah musiman jadi tidak tidak setiap hari ada, proses membuat rendang jengkol juga termasuk sangat lama ya sis jadi lebih baik kita beli saja hehehe, memang sih porsi nya lebih sedikit jika kita beli yang sudah masak, harga rendang jengkol satu bungkus hanya 5.000 idr atau setara dengan 5 steem saja, aku membeli dua bungkus membayar harga 10.000 idr atau setara dengan 10 steem saja.
Disini tidak hanya menjual jengkol tapi juga menjual beberapa lauk lainnya seperti kuah pliek juga ada, selain itu mereka juga menjual bernagai gorengan seperti pisang goreng, bakwan dan risol, setelah belanja semuanya aku memasukkam semua belanjaan ke dalam jok motor, aku langsung berkendara ke puskesmas untuk menjemput ibuku.
Sampai disana ibuku masih belum selesai jadi aku masuk dan menunggu di kursi tunggu, aku masih melihat ibuku duduk di kursi antrian menunggu panggilan dokter untuk di oeriksa dan di kasih resep obat, aku duduk sambil bermain ponsel, setelah beberapa menit ibuku keluar dan berjalan di depan ku, dan sedikit kejadian lucu hahaha, ibuku lewat di depan ku aku tidak memanggilnya karna aku tau ibu harus ke ruang obat dulu untuk mengambil obat, ibuku juga tidak melihatku.
Karna biasanya butuh beberapa menit di ruang obat jadi aku sengaja menunggu di kursi tunggu dan berebcana pergi saat ibu selesai, maksud ku biar kita keluar bersama dan bertemu di depan puskesmas, dan setelah beberapa saat aku melihat ke belakang tidak terlihat ibuku ternyata sudah selesai karna tidak banyak antrian jadilah aku langsung berlari ke depan dan ya ternyata ibuku sudah di depan mencariku hehehe.
Siang sampai sore hari hujan kembali turun aku hanya di kamarku saja menarik selimut karna kedinginan, hujan membuat kami sedikit was was dan juga sedikit trauma mengingat banjir yang sudah berlalu sebulan lalu, hujan yang tiada henti membuat air sungai meluap yang mengakibatkan banjir bandang yang parah, akibat hujan beberapa daerah juga kembali banjir, ya beginilah resiko saat musim hujan, semoga saja saudara kita semuanya diberikan kesabaran dan ketabahan yang luas atas ujian yang allah berikan.
Malam hari aku berkunjung kerumah saudara suamiku di teupin punti, aku datang bersama iparku kak nanda, kami berkunjung ke rumah bunda mah karna sudah lama kami tidak bertemu, kami duduk mengobl banyak hal seru sambil bercanda dan tertawa terbahak bahak, jangan tanya apa yang kami ceritakan hahaha pastinya ada saja topik yang dibicarakan, pokoknya semakin kecil suaranya semakin valid gosipnya hahaha.
Kami pulang kerumah sekitar jam 22:30 wib, saat perjalan pulang kami singgah dulu di warung nasi langganan yang ada di depan spbu teupin punti, tiba tiba saja aku ingin membeli nasi ayam geprek, aku menunggu beberapa memit sampai nasi nya siap karna ayam nya harus di goreng dulu, karna enaknya makan saat panas panas masih berkriuk2 ya kan.
Berkendara 30 memit kami sudah sampai dirumah, aku langsung saja menikmati nasi ayam geprek yang aku beli harga nya 12.000 per bungkus atau setara dengan 12 steem saja, perut sudah kenyang aku lanjut bermain ponsel sebentar,saat malam semin larut barulah aku mematikan lampu dan mulai memjamkan mataku.
Baik lah teman sampai disini saja untuk postingan hari ini, terimakasih banyak atas ku kunjungannya










