The Diary Game [03/04/2026]: Aqiqah Bayi Tetangga Kami
Sekitar jam 07.00 pagi saya bersepeda menyusuri jalanan di desa saya Menikmati keindahan pemandangan di pagi hari dengan udara yang sejuk dan segar, di mana saat ini ada sebagian petani yang sudah bisa memanen padi mereka di sawah namun sebagian besar hampir 90% petani gagal panen akibat tidak Tersedianya air irigasi untuk mengairi persawahan mereka sungguh kondisi yang sangat miris dan memprihatinkan.
Sekitar jam 09.30 Saya menuju rumah tetangga saya yang hari ini mengadakan aqiqah atau kenduri syukuran atas kelahiran bayi beliau yang baru berumur sekitar 1 bulan, di mana dalam ajaran islam disunahkan untuk melaksanakan kenduri dan prosesi aqiqah untuk mendoakan keberkahan dan kebaikan bagi bayi yang baru lahir dan di hari aqiqah tersebut baik diberi nama yang baik dan juga dilakukan prosesi "peucicap" dan bayi tersebut diberi nama Ahmad. Setelah semua proses selesai kami melakukan doa bersama Kemudian kami disuguhi dengan hidangan makan siang.
Hari ini merupakan hari Jumat saya menunaikan salat Jumat di Masjid Taqwa Aron, kebetulan Khatib hari ini adalah Tengku Zulfahmi yang merupakan anak muda dari kampung saya yang menempuh pendidikan di pesantren Darul Huda Aceh Timur, Dalam khutbahnya beliau mengajak jamaah untuk selalu berbuat baik dan mengisi hidup ini dengan kebaikan dan bermanfaat bagi orang lain.
Sore harinya setelah menunaikan salat Ashar saya mendapat panggilan telepon dari sahabat saya Pak sulhadi yang juga staf di Kantor Urusan Agama Kecamatan tanah luas, mengajak saya ngopi di warung kopi langganan kami di Simpang rangkaya yaitu arabika cafe di sini saya menghabiskan Secangkir Kopi Espresso sambil menghisap rokok Magnum, Biasanya kalau pikiran saya lagi berat saya merokok walaupun Sebenarnya saya bukan perokok aktif.
Malam harinya setelah menunaikan salat Magrib udah makan malam rutinitas berlanjut dengan mengajari anak-anak membaca Alquran di balai pengajian yang ada di depan rumah, kegiatan mengajari anak-anak tersebut berlangsung sampai jam 21.00, Setelah itu mereka menunaikan salat Isya secara berjamaah dan barulah mereka pulang ke rumah masing-masing.
Setelah selesai kegiatan mengajari anak-anak saya kembali mendapat telepon mengajak untuk ngopi di salah satu warung kopi di dekat rumah kami yaitu di Abu Nawas cafe di Jalan Lintas nasional, malam ini kembali Saya ngopi dan ngobrol bersama Tengku Sulaiman yang dulunya satu kantor dengan saya dan saat ini sudah pindah tugas, kami ngopi dan ngobrol sekitar 1 jam lebih, dan baru pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat menjelang tengah malam.
Demikian Diary kegiatan harian saya, semoga bermanfaat untuk semuanya, terima kasih kepada sahabat semuanya yang berkenan membaca dan memberikan dukungan untuk saya dan khususnya kepada Admin dan Moderator Steem SEA











🎉 Congratulations!
Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀
SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.
🔗 Visit us: www.steemx.org
✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5