The Diary Game [09/05/2026]: Ritual "Tulak Kafarah"
Hari ini seperti biasanya saya mengawali pagi hari dengan berolahraga rutin agar badan terasa sehat dan Fit dan dapat menjalani berbagai kegiatan sehari-hari dengan lancar, setelah sarapan pagi saya membawa sepeda motor yang saya gunakan sehari-hari ke salah satu bengkel untuk pergantian oli dan juga perawatan rutin.
Pulang dari bengkel saya kemudian bersama istri menanam pohon mangga yang kami beli dari sahabat kami di tepin Punti, pohon mangga merupakan tanaman yang mudah hidup di tempat kami dan saya kira semua kita menyukai buah mangga dan banyak manfaatnya untuk kesehatan karena mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita.
Kemudian saya menuju ke rumah tetangga saya yang baru beberapa hari yang lalu meninggal dunia hari ini hari kelima dari beliau meninggal dan saya mendapat undangan untuk menghadiri doa bersama dan juga prosesi atau ritual "tulak kafarah" yaitu di ritual dimana tuan rumah menyedekahkan beras dalam jumlah yang banyak untuk para tamu yang datang sebagai kafarah atau penghapus dosa dari almarhum.
Setelah selesai ritual tolak kafarah kemudian semua beras tersebut diberikan kepada kami para undangan Setelah itu kami semuanya juga dijamu dengan hidangan makan siang yang telah disediakan oleh dua rumah kami juga mendapatkan sedekah ala kadar dari tuan rumah yang pahalanya diniatkan untuk almarhum Haji Wahab yang meninggal dunia beberapa hari yang lalu.
Setelah selesai dari rumah Haji Wahab kemudian saya diajak oleh guru saya Abi Martunis untuk ngopi di salah satu cafe yang baru saja dibuka di Simpang Mulia saat ini sedang ramai dikunjungi oleh para pecinta kopi tempatnya lumayan nyaman namun siang hari ini saya tidak memesan Secangkir Kopi Karena perut saya kurang bersahabat Saya hanya memesan secangkir teh sambil ngobrol.
Malam harinya Saya tidak langsung lanjutkan rutinitas mengajari anak-anak seperti biasanya saya kembali datang ke rumah Haji Wahab tetangga saya yang beberapa hari lalu meninggal dunia seperti biasanya setiap malam kami warga desa mengadakan doa bersama di rumah almarhum dan setelah selesai doa bersama kembali kami di jamu dengan hidangan makan malam.
Setelah selesai doa bersama di rumah almarhum Haji Wahab barulah saya pulang ke rumah, dan kembali beraktivitas mengajari anak-anak di balai pengajian di depan rumah, setelah selesai pengajian anak-anak menunaikan salat Isya secara berjamaah kemudian mereka pulang ke rumah masing-masing serta itu barulah saya mengambil waktu untuk beristirahat.
Demikian Diary kegiatan harian saya, semoga bermanfaat untuk semuanya, terima kasih kepada sahabat semuanya yang berkenan membaca dan memberikan dukungan untuk saya dan khususnya kepada Admin dan Moderator Steem SEA











🎉 Congratulations!
Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀
SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.
🔗 Visit us: www.steemx.org
✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5
Neupuroh kamoe Abi....
haha... jioh that bak neujak, hansep saboh sak breuh..