Waahh .. ada yang kembali 😍 akankah teman2nya yg di langsa menyusul?
Aku tertarik dengan "kegenitan" yg kau sampaikan. Tapi perkara sampah, itu tidak bisa diselesaikan di tingkat geuchik atau rumah tangga. Perlu sebuah aturan dan program bagus yang terintegrasi dari akar sampai pucuk. Meski dibilang urus sampai dari rumah, meski sudah belajar tentang itu dari puluhan tahun lalu, lantas kenapa sampah masih numpuk di sana sini?
Yg punya program pengelolaan seperti di pamulang saja masih tak kurang tumpukan sampahnya. Perlu dipantau itu bagaimana pak wali menjalankan program itu, jangan sampai berakhir pada pengadaan truk, gerobak sampah (oohh itu berarti lapangan kerja baru) dan mesin pembakar sampah saja nanti. Atau malah impor sampah🤭😁
Widihhhh masya Allah ya, kk cici muncul,.. Seakan2 kembali ke zaman dlu bgtu kk cici muncul 😂🤣
Benar kk, perlu ada regulasi yang tepat utk mengelola sampah. Regulasi sudh dibuat oleh rezim sebelumnya tgal jalanin aja, artinya sang wali kota terpilih saat ini cuma nebeng program aja utk kampanye nya, dn keliatan biasa aja. Ekspektasi masyarakat bgtu tinggi karn ini pergantian rezim, org baru, bukan termasuk "ternak" Nya rezim lama,.. Wajar masyarakat berharap lebih dr yg sudh ada...