Bupati Pidie Jaya Resmikan Program Bantuan Pangan Per Bulan untuk Periode Februari-Maret 2026
PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Pertanian dan Pangan bersama Perum Bulog Cabang Sigli secara resmi meluncurkan program penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Peluncuran program berlangsung di Gampong Meurandeh Alue, Kecamatan Bandar Dua, pada Rabu (08/04/2026), dimulai dengan seremoni adat setempat dan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Jumlah Penerima dan Rincian Bantuan
Kabupaten Pidie Jaya menetapkan sebanyak 31.512 KPM yang tersebar di seluruh kecamatan. Setiap KPM menerima:
· Beras sebanyak 10 kg per bulan (total 20 kg untuk periode Februari-Maret 2026)
· Minyak Goreng sebanyak 2 kg per bulan (total 4 kg untuk dua bulan)
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, dalam laporannya, menyampaikan bahwa kualitas beras yang disalurkan masuk dalam kategori premium dengan tingkat keputihan dan kelengketan yang baik, dikemas dalam karung plastik 10 kg yang rapi, bersegel, dan aman. Minyak goreng juga dikemas dalam kemasan plastik tahan bocor berlabel resmi dari Bulog.
Proses Verifikasi dan Distribusi
Proses verifikasi penerima telah dilakukan secara bertahap mulai Maret 2026 dengan melibatkan perangkat desa, pendamping PKH, dan Dinas Sosial. Data KPM disinkronkan dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk memastikan ketepatan sasaran.
Pada hari peluncuran, distribusi di Gampong Meurandeh Alue berlangsung tertib dengan sistem antrean berbasis kartu tanda penerima. Seluruh bantuan untuk gampong tersebut tersalurkan 100% dalam waktu kurang dari 4 jam. Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan, baik dari sisi logistik maupun keamanan.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos, M.E., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerahyang meliputi:
· Ketua DPRK Pidie Jaya
· Kapolres Pidie Jaya
· Pabung Pidie Jaya
· Kajari Pidie Jaya
· Wakil Kepala Bulog Wilayah Aceh
· Kepala Dinas Pertanian dan Pangan
· Para Kepala SKPK
· Kepala Cabang Bulog Sigli
· Muspika Kecamatan Bandar Baru
· Keuchik Gampong Meurandeh Alue
· Tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi nasional pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan di tingkat lokal. “Kami memastikan tidak ada keluarga yang tertinggal. Verifikasi ketat dan pengawasan kualitas yang cermat menjadi prioritas kami. Kolaborasi dengan Bulog, TNI, Polri, dan BPS menjadi kunci keberhasilan distribusi ini,” ujarnya.
Manfaat Ganda: Bantuan Sosial dan Stabilitas Ekonomi
Selain memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat kurang mampu, program ini juga berperan strategis dalam menjaga stabilitas harga beras di pasar. Dengan adanya penyaluran beras bersubsidi, tekanan permintaan di pasar komersial berkurang sehingga harga beras cenderung stabil. Hal ini menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi di Kabupaten Pidie Jaya.
Lebih lanjut, program ini turut mendukung petani lokal karena beras yang disalurkan berasal dari hasil produksi dalam negeri, termasuk dari wilayah Aceh. Dengan demikian, bantuan ini tidak hanya konsumtif tetapi juga produktif dalam menggerakkan rantai pasok pertanian lokal.
Komitmen ke Depan
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Ke depan, pendataan KPM akan terus diperbarui setiap tiga bulan untuk menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, pemuda, dan kaum ibu, untuk mengawal distribusi bantuan ini agar tetap tepat sasaran. “Mari kita wujudkan Pidie Jaya yang lebih sejahtera dan mandiri dalam hal pangan,” tutupnya.
(CM)








