Dari Jakarta untuk Pidie Jaya: Brigjen TNI Edwin Ahadiyanto Kirim Bantuan Al-Qur'an dan Perlengkapan Ibadah untuk Korban Banjir di Gampong Tijien Husen

in Steem SEAlast month

Screenshot_20260125-133838.jpg

ULIM, PIDIE JAYA - Gelombang solidaritas untuk pemulihan pasca bencana banjir bandang di Pidie Jaya terus mengalir dari berbagai penjuru, tidak terkecuali dari institusi negara di tingkat pusat. Pada Minggu, 25 Januari 2026, keluarga besar Samsul Mahdi di Gampong Tijien Husen, Kecamatan Ulim, menerima bantuan berupa kitab suci Al-Qur'an dan perlengkapan ibadah yang mengharukan. Bantuan tersebut merupakan titipan langsung dari Brigjen TNI. Edwin Ahadiyanto, seorang perwira tinggi yang bertugas di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, beserta seluruh keluarga.

Penyerahan bantuan ini berlangsung secara khidmat di kediaman Samsul Mahdi. Paket bantuan yang diberikan sangat lengkap dan penuh pertimbangan, mencakup Al-Qur'an, sajadah, kain sarung, dan mukena. Barang-barang ini bukan sekadar pengganti materiil yang hilang, tetapi merupakan simbol perhatian mendalam untuk mendukung kembali kehidupan spiritual warga yang sempat terguncang.

"Pada hari ini, Minggu 25 Januari 2026, kami sekeluarga besar di Gampong Tijien Husen telah menerima titipan berupa Al-Qur'an, perangkat sajadah, kain sarung, dan mukena," ujar Samsul Mahdi dengan penuh syukur. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada sang donatur. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Brigjen TNI. Edwin Ahadiyanto di Kementerian Pertahanan RI, beserta Ibu dan keluarga. Semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah yang terus mengalir pahalanya bagi Bapak, Ibu, dan sekeluarga."

Bantuan dari Brigjen Edwin Ahadiyanto ini memiliki makna strategis dan psikologis yang dalam. Secara strategis, hal ini menunjukkan kepedulian nyata aparat negara, khususnya TNI, yang tidak hanya hadir di masa tanggap darurat tetapi juga dalam fase pemulihan yang bersifat rehabilitatif, khususnya di bidang kerohanian. Secara psikologis, kedatangan bantuan dari tingkat nasional memberikan suntikan semangat bahwa masyarakat Pidie Jaya, khususnya di pelosok seperti Gampong Tijien Husen, tidak dilupakan.

Gampong Tijien Husen sendiri merupakan salah satu wilayah yang turut merasakan dampak signifikan dari banjir bandang akhir November 2025 lalu. Banyak rumah dan harta benda, termasuk kitab suci dan alat ibadah, yang rusak atau hilang tersapu air. Oleh karena itu, kehadiran bantuan yang sangat spesifik ini dirasakan sangat tepat guna dan menyentuh kebutuhan mendasar.

"Bantuan ini datang tepat di saat yang kami butuhkan. Setelah musibah, banyak dari kami yang kehilangan alat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Al-Qur'an dan sarung ini bukan hanya benda, tapi alat untuk menguatkan hati kami kembali," tutur salah seorang anggota keluarga penerima.

Inisiatif Brigjen TNI. Edwin Ahadiyanto ini juga menjadi contoh konkret bagaimana solidaritas dapat dijembatani melintasi jabatan dan jarak. Bantuan yang disalurkan secara personal namun menyasar kebutuhan kolektif ini diharapkan dapat memacu semangat gotong royong dan menginspirasi pihak-pihak lain untuk turut berkontribusi sesuai kapasitasnya.

Dengan diterimanya bantuan ini, keluarga Samsul Mahdi dan masyarakat sekitar berharap dapat segera kembali menata kehidupan beribadah dengan normal. Doa dan harapan baik mengalir dari tanah Pidie Jaya untuk sang donatur, sebagai balasan atas kebaikan yang telah menembus batas geografis dan birokrasi, menyentuh langsung hati para penyintas bencana. (CM)

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.29
JST 0.049
BTC 70526.00
ETH 2068.45
USDT 1.00
SBD 0.47