Menyambung Silaturahmi di Bumi Kelahiran: Keluarga Besar Pak Syik di Pante Gelar Halal Bihalal Akbar dengan Doa Samadiah dan Kenduri Nasi Briyani"

in Steem SEA7 days ago (edited)

IMG-20260322-WA0162.jpg

MEURAH DUA– Suasana haru, hangat, dan penuh kekhidmatan menyelimuti kampung halaman Keluarga Besar Pak Syik di Pante pada hari Minggu, 22/03/2026 Bertepatan 2 Syawal 2026. Acara Halal Bihalal yang menjadi agenda rutin setiap tahun di hari raya Idul Fitri ini kembali mengumpulkan puluhan anggota keluarga dari berbagai generasi. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tahunan, momen ini juga merupakan tradisi sakral yang selalu dinanti-nantikan untuk mengenang leluhur. Seluruh keluarga, mulai dari anak-anak, cucu, hingga cicit-cicit dari almarhum M. Piah Ben dan almarhumah Aliah Binti Cut Ben, tampak hadir dengan penuh semangat, melepas rindu setelah sekian lama terpisah oleh jarak dan kesibukan masing-masing.

Acara yang digelar di kediaman keluarga besar ini tepatnya Dusun Pante Gampong Mns Jurong Teupin Pukat MEURAH DUA berlangsung khidmat sejak pagi. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan hangat antar sesama keluarga yang sudah lama tidak bertemu. Puncak kekhidmatan acara terasa ketika seluruh anggota keluarga melantunkan doa samadiah bersama yang dipimpin oleh Tgk. Munawir Qairi menantu anak ketiga. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk bakti dan penghormatan kepada semua anggota keluarga yang telah lebih dahulu dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, terutama kepada kedua orang tua pendiri keluarga besar ini, almarhum M. Piah Ben dan almarhumah Aliah Bin Cut Ben serta seluruh anggota keluarga yang telah terlebih dahulu dipanggil yang maha Kuasa. Dengan khusyuk, generasi penerus tampak larut dalam suasana spiritual, mendoakan agar arwah para leluhur ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi-Nya.

Usai pembacaan doa, suasana berubah menjadi penuh keakraban dengan kegiatan halal bihalal. Tradisi saling bersalaman dan bermaafan berlangsung dengan hangat, diikuti dengan sesi foto bersama yang melibatkan seluruh anggota keluarga dari berbagai generasi. Sorak gembira dan tawa riang terdengar saat seluruh keluarga berusaha berjejer rapi untuk mengabadikan momen langka kebersamaan ini.

Ketua Panitia Pelaksana, Cek Mad, yang merupakan anak bungsu dari almarhum M. Piah Ben, dalam pemaparannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara yang telah menjadi tradisi turun-temurun ini.
“Kami, panitia, merasa sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme seluruh keluarga. Agenda rutin setiap tahun ini bukan sekadar acara makan bersama, tetapi ini adalah wujud kecintaan kami kepada orang tua dan leluhur, serta komitmen untuk terus mempererat tali silaturahmi di antara kita semua. Alhamdulillah, di setiap Idul Fitri, kita bisa terus menjaga tradisi ini. Terima kasih kepada seluruh keluarga yang telah berkontribusi, baik moril maupun materil, sehingga acara ini bisa terlaksana dengan meriah dan khidmat,” ujar Cek Mad dengan mata berkaca-kaca saat memberikan laporan singkat di hadapan para sesepuh dan kerabat.

Sementara itu, suasana kekeluargaan semakin terasa ketika Keuchik Mulyadi, yang merupakan salah satu dari puluhan cucu almarhum M. Piah Ben dan almarhumah Aliah Bin Cut Ben, dipercaya untuk menyampaikan pidato kekeluargaan. Dalam sambutannya yang penuh gaya khas seorang tokoh masyarakat, Keuchik Mulyadi mengajak seluruh keluarga untuk terus menjaga keutuhan dan nilai-nilai luhur yang telah diajarkan oleh para leluhur.
“Kita yang hadir di sini adalah bukti bahwa keluarga besar ini tetap kokoh. Tradisi tahunan ini adalah warisan berharga yang harus kita jaga. Mari kita jadikan momen Halal Bihalal ini sebagai pengingat bahwa di mana pun kita berada, kita punya akar yang sama di Pante ini. Jangan sampai hubungan kita terputus hanya karena perbedaan tempat tinggal atau kesibukan. Semoga apa yang dilakukan oleh keluarga besar kita ini menjadi amal jariyah untuk almarhum ayah dan almarhumah ibu kita tercinta,” tutur Keuchik Mulyadi.

Puncak acara ditandai dengan jamuan makan kenduri yang menyuguhkan hidangan spektakuler. Menu utama yang menjadi primadona adalah Nasi Briyani yang harum dengan rempah khas Timur Tengah berpadu dengan cita rasa Aceh, serta Gulai Kari Kambing (Qibas) yang gurih dan kaya akan bumbu. Aroma masakan yang menggugah selera sejak siang hari menjadi daya tarik tersendiri. Seluruh keluarga menikmati hidangan dengan penuh kebersamaan dalam suasana prasmanan, mencerminkan kemeriahan dan keberkahan acara tersebut.

Acara Halal Bihalal Keluarga Besar Pak Syik di Pante ini berlangsung hingga Azan Dhuhur. Sebagai agenda rutin setiap tahun di hari raya Idul Fitri, kegiatan ini tidak hanya berhasil menyatukan keluarga yang terpisah oleh jarak, tetapi juga berhasil menanamkan nilai-nilai kekeluargaan dan rasa hormat terhadap leluhur kepada generasi muda (cicit-cicit), memastikan bahwa tradisi baik ini akan terus berlanjut di masa mendatang.
(CM)

IMG_20260322_125325_872.jpg

IMG_20260322_125257_998.jpg

IMG_20260322_114105_990.jpg

IMG_20260322_114043_809.jpg

IMG_20260322_114041_495.jpg

IMG_20260322_110516_102.jpg

IMG_20260322_092638_985.jpg

IMG_20260322_092638_473.jpg

IMG-20260322-WA0166.jpg

IMG-20260322-WA0166(1).jpg

IMG-20260322-WA0148.jpg

IMG-20260322-WA0156.jpg

IMG-20260322-WA0146.jpg

IMG-20260322-WA0140.jpg

IMG-20260322-WA0050.jpg

IMG-20260322-WA0054.jpg

IMG-20260322-WA0090.jpg

IMG-20260322-WA0204.jpg

IMG-20260322-WA0202.jpg

IMG-20260322-WA0196.jpg

IMG-20260322-WA0190.jpg

IMG-20260322-WA0184.jpg

IMG-20260322-WA0182.jpg

IMG-20260322-WA0174.jpg

IMG-20260322-WA0176.jpg

IMG-20260322-WA0172.jpg

IMG-20260322-WA0170.jpg

IMG_20260322_085909_675.jpg

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.32
JST 0.059
BTC 66377.94
ETH 1997.16
USDT 1.00
SBD 0.49