Menteri Pendidikan Dasmen Tinjau Langsung Revitalisasi Sekolah di Pidie Jaya; Bupati Sibral Malasyi Harap Tercipta Lingkungan Belajar Berkualitas
**Pidie Jaya, 9–11 Maret 2026 ** – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed, didampingi Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, Sos, ME dan Wakil Bupati Hasan Basri, ST.MM, melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Kabupaten Pidie Jaya. Agenda utama kunjungan ini adalah meninjau secara langsung progres pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan yang didanai oleh pemerintah pusat, sebagai wujud nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Aceh.
Rombongan Menteri memulai rangkaian kegiatan dengan mengunjungi TK Malahayati di Kecamatan Meureudu. Di lokasi ini, Menteri Abdul Mu'ti meninjau hasil revitalisasi sekolah tahun 2025 serta pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang diperuntukkan bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kehadiran orang nomor satu di Kemendikdasmen ini disambut antusias oleh para guru dan siswa. Dalam kesempatan tersebut, Menteri secara simbolis menyerahkan bantuan perlengkapan pendidikan berupa lima paket School Kit dan sepuluh paket Teacher Kit. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih interaktif dan berkualitas di tingkat dasar.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke SD Negeri 8 Meureudu. Di sini, Menteri melihat langsung hasil pembangunan infrastruktur sekolah tahun 2025 yang menelan anggaran sebesar Rp1,6 miliar. Dana tersebut direalisasikan untuk pembangunan toilet yang representatif serta gedung perpustakaan baru. Tak hanya meninjau, Menteri dan rombongan juga diperlihatkan mockup atau maket rencana revitalisasi lanjutan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Seperti di TK sebelumnya, Menteri kembali menyerahkan bantuan lima paket School Kit dan sepuluh paket Teacher Kit kepada pihak sekolah.
Puncak agenda kunjungan di Pidie Jaya berlangsung di SMA Negeri 2 Meureudu. Menteri Abdul Mu'ti didampingi Bupati Sibral Malasyi meresmikan secara simbolis delapan ruang dan fasilitas pendidikan baru. Peresmian ditandai dengan pembukaan gembok pintu ruang kelas baru yang dilakukan bersama perwakilan guru dan siswa. Fasilitas anyar di SMA Negeri 2 meliputi satu unit perpustakaan, dua ruang guru, dan lima ruang kelas baru. Momen ini menjadi simbol dimulainya era baru pembelajaran dengan fasilitas yang lebih memadai.
Dalam sambutannya di hadapan civitas akademika, Menteri Abdul Mu'ti menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. "Revitalisasi ini bukan hanya tentang gedung, tetapi tentang masa depan anak-anak bangsa. Kami ingin memastikan setiap siswa di Pidie Jaya, bahkan di seluruh Aceh, memiliki akses pada lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif," ujar Menteri.
Pada kesempatan itu, Menteri juga menyerahkan buku-buku bacaan kepada guru dan siswa, serta memberikan bantuan perlengkapan sekolah tidak hanya untuk SMA Negeri 2 Meureudu, tetapi juga untuk SMP Meurah Dua. Setelah dari SMA Negeri 2, rombongan bergerak menuju SMA Negeri 1 Meureudu untuk agenda puncak: penandatanganan 27 prasasti revitalisasi sekolah. Prasasti tersebut tersebar untuk tiga PAUD, enam belas SD, empat SMP, dan empat SMA di Kabupaten Pidie Jaya. Di lokasi yang sama, Menteri kembali menyerahkan 20 paket School Kit sebagai simbol dukungan berkelanjutan. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama, dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. "Kami berharap program revitalisasi sekolah ini dapat mempercepat pemerataan fasilitas pendidikan yang layak di seluruh pelosok Pidie Jaya. Tentu ini akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi para siswa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia Aceh yang unggul," harap Bupati.
Usai menuntaskan rangkaian kegiatan di Pidie Jaya, rombongan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beserta jajaran melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bireuen untuk melaksanakan agenda kunjungan kerja berikutnya.
Sumber berita: Prokopim/Yuni
(CM)





