Menyambut Ramadan dengan Kepedulian: Jum'at Berkah Pidie Jaya Alihkan Program, Fokus Kumpulkan Sembako untuk Anak Yatim Korban Banjir di Meureudu
Meureudu, 14 Februari 2026 – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H yang tinggal menghitung hari, nuansa spiritual dan kepedulian sosial semakin terasa di Kabupaten Pidie Jaya. Menyikapi perubahan suasana ibadah di bulan penuh berkah, Koordinator Jum'at Berkah Pidie Jaya mengambil langkah bijak dengan menyesuaikan program kerjanya. Kegiatan Jum'at Berkah yang selama ini rutin dilaksanakan setiap pekan untuk sementara waktu ditiadakan dan dialihkan menjadi gerakan penggalangan donasi khusus.
Pasalnya, fokus utama kini diarahkan untuk meringankan beban saudara-saudara yang paling membutuhkan, terutama di tengah kondisi pemulihan pascabencana yang masih berlangsung. Donasi yang terkumpul akan dibelanjakan dalam bentuk paket Sembako (Sembilan Bahan Pokok) yang terdiri beberapa bahan seperti Telur, Minyak Makan, Susu Carnation, Syrup ABC, Milo, Energen, Bubuk Teh, Kacang Hijau dan Gula Pasir, untuk disalurkan kepada anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Darul Aitam, Kecamatan Meureudu.
Iskandar Idris, Ketua Koordinator Jum'at Berkah Pidie Jaya yang juga merupakan koordinator Yayasan Subuh di Pidie Jaya, menjelaskan alasan di balik perubahan strategi ini. Ia menyebutkan bahwa menjelang Ramadhan, kebutuhan pangan masyarakat, terutama mereka yang berada di panti asuhan, meningkat drastis.
"Sehubungan dengan tinggal menghitung hari lagi kita akan menyambut bulan puasa, maka kegiatan Jum'at Berkah rutin di masjid-masjid untuk sementara kami tiadakan. Fokus kami saat ini adalah mengumpulkan donasi dari para dermawan untuk kemudian kita belikan Sembako. Insyaallah, bantuan ini akan kami salurkan khusus untuk anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Darul Aitam, Meureudu," ujar Iskandar Idris kepada Cek Mad dari media ini, Jumat (13/2/2026).
Langkah ini diambil mengingat kondisi Panti Asuhan Darul Aitam yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. Seperti yang diberitakan sebelumnya, panti asuhan yang berlokasi di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu ini merupakan salah satu fasilitas sosial yang paling parah terdampak banjir bandang pada akhir tahun 2025 lalu . Banjir meninggalkan tumpukan lumpur tebal yang merendam bangunan dan halaman panti, sehingga aktivitas belajar dan tinggal para penghuninya sempat lumpuh total .
Ustadz Azhari, selaku Pengurus Panti Asuhan Darul Aitam, menyambut inisiatif ini dengan perasaan haru dan bahagia. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada tim Jum'at Berkah dan Yayasan Subuh yang terus menunjukkan kepeduliannya.
"Kami atas nama keluarga besar Panti Asuhan Darul Aitam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Jum'at Berkah dan Yayasan Subuh. Beliau-beliau ini telah dan selalu peduli terhadap tempat kami. Apalagi lokasi kami termasuk yang cukup parah akibat bencana banjir bandang di Pidie Jaya, jadi bantuan seperti ini sangat berarti bagi anak-anak," tutur Ustadz Azhari dengan nada syukur.
Ustadz Azhari menambahkan bahwa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan lauk-pauk adalah barang yang paling dibutuhkan sehari-hari, terutama untuk mempersiapkan diri menjalani ibadah puasa. "Kami berharap, kepedulian seperti ini tidak pernah putus. Semoga Allah SWT membalas kebaikan semua pihak yang telah membantu dengan pahala yang berlipat ganda," pungkasnya.
Gerakan donasi yang digagas oleh Jum'at Berkah ini menjadi contoh nyata bagaimana fleksibilitas program sosial dapat menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. Di bulan yang penuh ampunan ini, semangat berbagi justru tidak boleh surut, malah harus semakin ditingkatkan untuk memastikan kebahagiaan dapat dirasakan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak yatim yang tengah berjuang bangkit dari bencana.
(CM)


