Solidaritas Nasional Bangkit, Jum'at Berkah Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Darul Aitam yang Terdampak Parah Banjir Bandang
Pidie Jaya – Panti Asuhan Darul Aitam di Pidie Jaya, yang termasuk salah satu lokasi terdampak paling parah oleh bencana banjir bandang beberapa waktu lalu, akhirnya mendapatkan secercah harapan. Bantuan dari berbagai penjuru Nusantara berhasil disalurkan melalui inisiatif Ketua Koordinator Jum'at Berkah Pidie Jaya, Iskandar Idris, yang bertindak sebagai perpanjangan tangan para dermawan.
Bencana banjir bandang yang melanda Pidie Jaya tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghancurkan tempat-tempat yang menjadi tumpuan anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Panti Asuhan Darul Aitam adalah salah satu yang mengalami kerusakan berat, mengancam kelangsungan pengasuhan dan pendidikan anak-anak di dalamnya.
Melihat kondisi tersebut, Jum'at Berkah Pidie Jaya bergerak cepat menggalang dan menyalurkan donasi yang merupakan titipan dari berbagai komunitas, lembaga, dan masyarakat peduli. Iskandar Idris, dalam keterangannya kepada Cek Mad dari media ini, menjelaskan, "Donasi yang kami bawa ini adalah wujud kepedulian dari saudara-saudara kita di berbagai daerah. Kami hanya sebagai perpanjangan tangan yang dipercaya untuk memastikan bantuan ini sampai ke yang paling membutuhkan, dalam hal ini Panti Asuhan Darul Aitam."
Donasi berupa Perangkat Shalat dan Al Qur'an tersebut berasal dari gabungan kepedulian yang sangat beragam, menunjukkan bahwa solidaritas untuk Pidie Jaya melintas batas geografis dan budaya. Donatur yang turut berpartisipasi antara lain:
- Dulur Tunggal Ihrom
- Jama'ah Yasinan Perumahan Astro
- Warga Kelurahan Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur
- Masjid Besar At-Taqwa Wanasaba
- Desa Burni Eta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
- Masyarakat Bali
- SMKN 1 Masbagik, Lombok Timur
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di lokasi panti asuhan dan diterima langsung oleh Pengurus Panti Asuhan Darul Aitam, Ustadz Azhari Jailani. Bantuan yang diberikan terdiri dari sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan anak-anak, kebutuhan sanitasi, serta dana untuk perbaikan fasilitas panti yang rusak.
Dalam kesempatan itu, Iskandar Idris menyampaikan pesan ketua koordinator Jum'at Berkah, "Ini adalah bentuk ukhuwah islamiyah dan solidaritas kemanusiaan. Musibah di Pidie Jaya adalah musibah kita bersama. Semoga bantuan ini, meski tidak seberapa, dapat meringankan beban dan menjadi pemulih semangat adik-adik dan pengasuh di Darul Aitam."
Ustadz Azhari Jailani, mewakili seluruh keluarga besar Panti Asuhan Darul Aitam, menyambut dengan penuh haru dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. "Kami benar-benar tidak menyangka masih ada begitu banyak saudara yang peduli dari jauh. Doa dan bantuan dari Dulur Tunggal Ihrom, Jamaah Yasinan Astro, warga Cililitan, Masjid At-Taqwa, masyarakat Kutai Timur, Bali, dan SMKN 1 Masbagik, yang disalurkan oleh Jum'at Berkah ini, adalah berkah yang sangat besar bagi kami. Ini menguatkan kami bahwa kami tidak sendiri. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para donatur dengan berlipat ganda," ujarnya dengan suara bergetar.
Kejadian ini menjadi catatan penting tentang kekuatan kolaborasi dalam menanggapi bencana. Dari Jakarta hingga Kutai Timur, dari Bali hingga Lombok, tangan-tangan peduli bersatu membantu saudara-saudaranya di Pidie Jaya yang sedang berjuang bangkit. Bantuan untuk Darul Aitam diharapkan tidak hanya memulihkan fasilitas, tetapi juga mengembalikan senyum dan harapan anak-anak asuh yang kehilangan banyak hal akibat terjangan banjir bandang.
Jum'at Berkah Pidie Jaya berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan menjadi jembatan bagi bantuan berikutnya, sambil mendorong semua pihak untuk tidak berhenti memperhatikan proses pemulihan jangka panjang di daerah-daerah yang terdampak bencana.
(CM)

